Saat pertama kali tiba di London, banyak orang merasa bingung melihat peta transportasi yang penuh warna dan jalur saling bersilangan. London Underground atau yang dikenal sebagai Tube memang terlihat rumit di awal. Namun setelah memahami cara kerjanya, kamu akan menyadari kalau transportasi ini sangat membantu untuk keliling kota.
London Underground menjadi salah satu transportasi utama di London. Jaringannya luas dan menghubungkan banyak area penting, mulai dari pusat wisata, kawasan belanja, hingga bandara. Buat kamu yang baru pertama kali ke Inggris, memahami cara naik London Underground akan membuat perjalanan jauh lebih nyaman, terutama jika kamu sedang liburan menggunakan paket tour England Scotland agar perjalanan antar destinasi terasa lebih mudah diatur. Berikut panduan lengkapnya.
London Underground adalah sistem kereta bawah tanah di London yang sudah beroperasi sejak abad ke-19. Banyak warga lokal menyebutnya “Tube” karena bentuk terowongannya menyerupai tabung. Jalur Underground terdiri dari berbagai line dengan warna berbeda, seperti:
Setiap line punya rute masing-masing. Karena itu, kamu perlu memahami arah perjalanan sebelum naik kereta.
Hal pertama yang perlu kamu lakukan adalah memahami map atau peta Tube. Peta ini tersedia di hampir semua stasiun dan dalam bentuk digital.
Pada peta, setiap warna menunjukkan jalur berbeda. Nama stasiun ditulis dalam lingkaran kecil yang terhubung oleh garis. Agar tidak bingung, fokus pada tiga hal berikut:
Misalnya kamu berada di King’s Cross St Pancras dan ingin pergi ke Westminster. Cari kedua nama stasiun tersebut di peta.
Setelah menemukan stasiun tujuan, melihat warna line yang menghubungkan keduanya. Contohnya:
Kereta Underground tidak ditulis berdasarkan arah mata angin, melainkan berdasarkan stasiun terakhir. Misalnya:
Karena itu, kamu perlu mengetahui tujuan akhir kereta agar tidak salah arah.
Ada beberapa pilihan pembayaran saat menggunakan Tube.
Oyster Card adalah kartu transportasi elektronik yang paling populer di London. Kamu tinggal tap kartu saat masuk dan keluar gate stasiun. Kartu ini bisa dipakai untuk:
Kamu bisa membeli Oyster Card di mesin tiket stasiun.
Kalau punya kartu debit atau kredit contactless, kamu bisa langsung tap tanpa perlu membeli Oyster Card. Metode ini cukup membantu wisatawan karena lebih simpel.
Travelcard cocok untuk kamu yang ingin naik transportasi berkali-kali dalam sehari atau beberapa hari. Tersedia pilihan:
Namun untuk banyak wisatawan, Oyster Card atau contactless lebih hemat.
Saat tiba di stasiun, ikuti langkah berikut:
Di dalam stasiun, papan petunjuk sangat membantu. Tulisan seperti:
Beberapa stasiun memiliki banyak lorong dan eskalator panjang. Jadi jangan panik kalau perlu berjalan cukup jauh untuk pindah jalur.
Saat kereta datang, tunggu penumpang keluar terlebih dahulu sebelum masuk. Hal penting yang perlu kamu tahu:
Kamu akan sering mendengar pengumuman, Mind the gap. Kalimat ini mengingatkan penumpang agar berhati-hati saat melangkah masuk atau keluar kereta.
Pindah jalur atau interchange adalah bagian yang paling membuat pemula khawatir. Padahal sebenarnya cukup mudah. Ikuti saja papan petunjuk di dalam stasiun.
Misalnya kamu perlu pindah dari Piccadilly Line ke Jubilee Line. Biasanya akan ada tanda “Way Out / Jubilee Line”. Kamu tinggal mengikuti arah tersebut sampai menemukan peron baru. Beberapa stasiun besar seperti:
memiliki banyak jalur sekaligus. Luangkan waktu sedikit lebih banyak saat transit di stasiun besar.
Sebagian besar Underground mulai beroperasi sekitar pukul 05.00 pagi hingga tengah malam.
Namun pada hari Jumat dan Sabtu, beberapa jalur menjalankan Night Tube yang beroperasi semalaman. Night Tube cukup membantu kalau kamu pulang larut setelah menonton konser, pertandingan sepak bola, atau menikmati suasana malam London.
Sebelum berangkat, unduh aplikasi seperti:
Aplikasi ini membantu mencari rute tercepat dan memberi informasi perpindahan jalur.
Jam sibuk di London biasanya:
Pada jam tersebut, kereta bisa sangat penuh. Kalau memungkinkan, atur jadwal perjalanan di luar jam kerja.
London Underground dibagi menjadi beberapa zona. Area wisata utama seperti:
Berada di Zona 1, semakin jauh zonanya, tarif perjalanan ikut berubah.
Jangan berhenti mendadak di depan gate untuk mencari kartu. Arus penumpang di London sangat cepat, terutama pagi hari.
Berikut beberapa jalur yang cukup populer:
Menghubungkan Bandara Heathrow dengan pusat kota London. Jalur ini cukup membantu untuk wisatawan yang baru tiba dari penerbangan internasional.
Melewati Westminster, London Bridge, dan Canary Wharf. Kamu bisa memakai line ini untuk menuju area modern London dan beberapa spot foto populer.
Cocok untuk menuju area belanja seperti Oxford Street. Jalur ini termasuk salah satu line yang cukup ramai sepanjang hari.
Menghubungkan beberapa area wisata dan museum. Beberapa stasiun di jalur ini dekat dengan kawasan bersejarah dan taman kota London.
Secara umum, London Underground aman digunakan wisatawan. Kamera pengawas tersedia di banyak area stasiun. Meski begitu, tetap jaga barang bawaan terutama saat kereta penuh. Hindari meletakkan ponsel atau dompet di saku terbuka.
Memahami cara naik London Underground memang terasa membingungkan di awal, apalagi jika baru pertama kali datang ke London. Namun setelah mengetahui cara membaca peta, memilih jalur, hingga pindah line, perjalanan akan terasa jauh lebih mudah, termasuk saat mengikuti tour England Scotland bersama Callista Tour untuk mengunjungi berbagai kota populer di Inggris dan Skotlandia.
Tube membantu kamu menjangkau banyak tempat wisata dengan cepat. Kuncinya adalah memahami arah perjalanan dan tidak terburu-buru saat transit. Sebelum berangkat, luangkan waktu mempelajari peta Underground dan simpan aplikasi navigasi di ponselmu. Dengan begitu, kamu bisa keliling London lebih percaya diri tanpa takut salah jalur.