Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Inggris, memasukkan wisata Oxford ke dalam itinerary bisa jadi pilihan menarik, terutama jika kamu mengambil paket tour England Scotland untuk menjelajahi berbagai kota bersejarah dalam satu perjalanan.
Kota ini dikenal sebagai rumah bagi Universitas Oxford, salah satu kampus tertua di dunia. Namun, Oxford bukan soal gedung kuliah dan mahasiswa saja. Kota ini punya museum, taman, perpustakaan, hingga jalan-jalan klasik yang membuat suasana terasa berbeda dari kota besar lain di Inggris.
Oxford memiliki nuansa tenang dengan bangunan batu bergaya lama yang masih terjaga. Banyak sudut kota yang terlihat seperti latar film. Tidak heran kalau Oxford menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin menikmati sisi klasik Inggris. Berikut beberapa tempat wisata Oxford yang layak kamu kunjungi.
Belum lengkap rasanya datang ke Oxford tanpa melihat langsung Universitas Oxford. Kampus ini terdiri dari banyak college yang tersebar di berbagai area kota. Arsitekturnya khas dengan bangunan batu tua, halaman hijau, dan lorong-lorong bersejarah.
Beberapa college terkenal yang menarik dikunjungi antara lain Christ Church, Balliol College, dan Magdalen College. Christ Church bahkan menjadi lokasi syuting film Harry Potter untuk beberapa adegan ikonik. Kamu bisa mengikuti walking tour agar lebih mengenal sejarah kampus dan tokoh-tokoh terkenal yang pernah belajar di sana.
Radcliffe Camera menjadi salah satu ikon paling terkenal di Oxford. Bangunan berbentuk bundar ini merupakan bagian dari perpustakaan Universitas Oxford.
Lokasinya berada di pusat kota sehingga mudah ditemukan saat berjalan kaki. Banyak wisatawan datang untuk berfoto karena desain bangunannya sangat khas dan fotogenik. Area sekitar Radcliffe Camera dipenuhi bangunan klasik yang membuat suasana Oxford terasa semakin unik.
Bagi pecinta buku dan sejarah, Bodleian Library wajib masuk daftar kunjungan. Perpustakaan ini termasuk salah satu perpustakaan tertua di Eropa. Interiornya dipenuhi rak buku besar dan ruangan bergaya abad pertengahan.
Beberapa bagian perpustakaan digunakan sebagai lokasi syuting film Harry Potter. Tour berpemandu menjadi cara menarik untuk melihat ruangan-ruangan bersejarah yang tidak dibuka bebas untuk umum.
Christ Church termasuk college paling terkenal di Oxford. Selain karena arsitekturnya, tempat ini memiliki aula makan yang menjadi inspirasi Great Hall di film Harry Potter.
Di dalam area college, kamu akan menemukan taman luas, kapel megah, dan koridor klasik yang penuh detail menarik. Tempat ini cukup ramai wisatawan, jadi datang lebih pagi bisa membuat pengalaman berjalan-jalan terasa lebih nyaman.
Kalau ingin melihat sisi lain Oxford, mampirlah ke Oxford Covered Market. Pasar ini sudah ada sejak abad ke-18 dan masih aktif hingga sekarang.
Di dalamnya terdapat toko makanan, bakery, bunga, hingga souvenir khas Inggris. Suasananya hangat dan cocok untuk istirahat sejenak setelah berjalan keliling kota. Kamu bisa mencoba pie, sandwich, atau teh hangat sambil menikmati suasana lokal Oxford.
Ashmolean Museum merupakan museum tertua di Inggris yang dibuka untuk umum. Koleksinya sangat beragam, mulai dari seni Mesir kuno, lukisan Eropa, hingga benda bersejarah dari Asia.
Menariknya lagi, museum ini tidak memungut biaya masuk untuk koleksi permanen. Jadi kamu bisa menikmati wisata sejarah tanpa perlu mengeluarkan banyak biaya. Bangunan museumnya nyaman untuk dikunjungi saat cuaca sedang dingin atau hujan.
Bridge of Sighs menjadi salah satu spot foto populer di Oxford. Jembatan kecil ini menghubungkan dua bangunan Hertford College.
Desainnya terinspirasi dari jembatan terkenal di Venesia, Italia. Meski ukurannya tidak besar, detail arsitekturnya membuat tempat ini menarik dilihat dari dekat. Lokasinya berada di jalan yang cukup ramai, jadi kamu bisa sekalian menjelajahi area pusat kota Oxford.
Setelah puas berjalan melihat bangunan bersejarah, kamu bisa bersantai di University Parks. Taman luas ini cocok untuk piknik ringan atau sekadar duduk menikmati udara segar.
Saat musim semi dan musim panas, suasananya terasa lebih hidup dengan pepohonan hijau dan bunga bermekaran. Banyak mahasiswa maupun warga lokal datang ke sini untuk jogging, membaca buku, atau berkumpul bersama teman.
Pitt Rivers Museum punya konsep berbeda dibanding museum lain di Oxford. Koleksinya disusun sangat padat dengan suasana yang terasa unik dan sedikit misterius.
Di dalam museum, kamu bisa melihat koleksi antropologi dari berbagai negara seperti topeng tradisional, alat musik, hingga benda budaya kuno. Tempat ini cocok untuk kamu yang menyukai wisata edukatif dengan pengalaman berbeda.
Port Meadow merupakan area padang rumput luas di pinggir Oxford. Tempat ini cocok untuk menikmati suasana alam yang lebih tenang. Kamu bisa berjalan kaki menyusuri jalur setapak sambil melihat sungai dan pemandangan khas pedesaan Inggris.
Saat cuaca cerah, banyak orang datang untuk piknik atau menikmati sunset. Area ini terasa menarik untuk fotografi karena pemandangannya cukup cantik.
Kalau ingin melihat panorama kota Oxford dari ketinggian, naiklah ke Carfax Tower. Menara ini berada di pusat kota dan menjadi salah satu titik terbaik untuk menikmati pemandangan atap-atap bangunan klasik Oxford.
Tangga menuju atas memang cukup sempit, tetapi pemandangan yang terlihat sepadan dengan usaha yang kamu keluarkan. Dari sini, kamu bisa melihat berbagai bangunan ikonik Oxford dalam satu area.
Wisata Oxford menawarkan kombinasi menarik antara sejarah, pendidikan, dan suasana kota klasik Inggris. Dari kampus terkenal dunia hingga museum unik dan taman hijau, setiap sudut Oxford punya daya tarik tersendiri. Kota ini cocok untuk kamu yang ingin menikmati perjalanan santai sambil melihat sisi bersejarah Inggris dari dekat.
Jika ingin perjalanan lebih nyaman dan itinerary lebih tertata, kamu bisa mempertimbangkan program tour England Scotland bersama Callista Tour untuk menjelajahi berbagai destinasi populer di Inggris dan sekitarnya. Jadi, kalau suatu hari kamu berlibur ke Inggris, jangan lupa sisihkan waktu untuk menjelajahi Oxford.