Musim sakura di Jepang umumnya berlangsung dari akhir Maret hingga awal Mei, tergantung wilayah yang kamu kunjungi. Kota-kota di bagian selatan seperti Kyushu mengalami mekarnya bunga lebih awal, sedangkan wilayah utara seperti Hokkaido baru memasuki puncak musim sakura beberapa minggu setelahnya.
Fenomena ini menjadi salah satu momen yang paling dinantikan setiap tahun. Saat bunga sakura bermekaran, taman, tepi sungai, hingga area sekitar kastel berubah menjadi lautan warna merah muda dan putih. Masyarakat Jepang memanfaatkan periode tersebut untuk melakukan hanami, yaitu tradisi menikmati keindahan bunga sakura bersama keluarga, teman, maupun rekan kerja.
Jika kamu berencana berkunjung ke Jepang saat musim semi, mengetahui jadwal mekar sakura berdasarkan wilayah menjadi hal penting agar perjalanan sesuai dengan waktu terbaik melihat bunga sakura. Bagi kamu yang sedang menyusun agenda tour Japan, memahami perbedaan waktu mekar di setiap wilayah akan membantu menentukan kota yang paling menarik untuk dikunjungi.
Waktu mekarnya sakura berubah setiap tahun karena dipengaruhi kondisi cuaca. Meski begitu, terdapat pola yang relatif konsisten dari tahun ke tahun sehingga bisa menjadi acuan saat menyusun rencana perjalanan.
Okinawa menjadi wilayah pertama yang memasuki musim sakura di Jepang. Berbeda dengan daerah lain, bunga sakura di sini mulai bermekaran pada Januari hingga Februari.
Jenis sakura yang tumbuh di Okinawa berbeda dari wilayah utama Jepang. Warnanya cenderung lebih pekat dengan nuansa merah muda yang kuat.
Perkiraan periode:
Kyushu berada di bagian selatan Jepang dan menjadi salah satu kawasan pertama yang menikmati sakura pada musim semi. Kota populer:
Perkiraan periode:
Taman kota dan area sekitar kastel menjadi lokasi favorit untuk menikmati pemandangan sakura di wilayah ini.
Kansai merupakan salah satu tujuan wisata paling populer saat musim sakura. Wilayah ini mencakup beberapa kota terkenal seperti Kyoto, Osaka, dan Nara.
Perkiraan periode:
Di Kyoto, sakura menciptakan suasana khas yang berpadu dengan kuil, jalan tradisional, dan bangunan bersejarah. Sementara itu, Osaka menawarkan taman kota yang luas dengan ribuan pohon sakura.
Wilayah Chubu mencakup area seperti Nagoya, Kanazawa, dan Nagano. Karena kondisi geografis yang beragam, waktu mekarnya sakura bisa berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.
Perkiraan periode:
Daerah pegunungan yang lebih dingin biasanya mengalami musim sakura sedikit lebih lambat dibanding kota-kota di dataran rendah.
Kanto merupakan kawasan tempat ibu kota Jepang berada. Banyak wisatawan memilih wilayah ini karena akses transportasinya yang lengkap.
Kota populer:
Perkiraan periode:
Saat sakura mencapai puncak mekar, taman-taman di Tokyo dipenuhi pengunjung yang datang untuk berpiknik dan menikmati suasana musim semi.
Tohoku terletak di bagian utara Pulau Honshu. Cuaca yang lebih dingin membuat bunga sakura mekar lebih lambat dibanding wilayah selatan.
Perkiraan periode:
Wilayah ini menjadi pilihan menarik bagi wisatawan yang tidak sempat datang pada akhir Maret atau awal April.
Hokkaido menjadi wilayah terakhir yang memasuki musim sakura di Jepang.
Perkiraan periode:
Karena waktunya lebih lambat, Hokkaido menjadi alternatif bagi kamu yang ingin menikmati suasana sakura setelah musim puncak berakhir di Tokyo atau Kyoto.
Hanami merupakan tradisi Jepang untuk menikmati keindahan bunga sakura yang sedang bermekaran. Kata "hanami" berasal dari gabungan kata "hana" yang berarti bunga dan "mi" yang berarti melihat. Tradisi ini telah berlangsung selama berabad-abad dan masih menjadi bagian penting dari budaya Jepang hingga saat ini.
Cara paling umum menikmati hanami adalah berkumpul di taman atau area terbuka yang dipenuhi pohon sakura. Masyarakat Jepang biasanya membawa alas piknik, makanan, dan minuman untuk dinikmati bersama.
Aktivitas ini dilakukan pada siang maupun malam hari. Suasana taman saat musim sakura terasa sangat meriah karena dipenuhi keluarga, pasangan, kelompok teman, hingga komunitas lokal.
Selain hanami pada siang hari, terdapat tradisi menikmati sakura pada malam hari yang dikenal sebagai yozakura. Pohon-pohon sakura akan diterangi lampu sehingga menciptakan pemandangan yang berbeda dari siang hari.
Kelopak bunga tampak lebih dramatis dengan latar langit malam yang gelap. Banyak taman dan lokasi wisata mengadakan iluminasi khusus selama musim sakura berlangsung.
Musim semi identik dengan berbagai makanan dan minuman bertema sakura. Beberapa contoh yang populer antara lain:
Kuliner tersebut menjadi bagian dari pengalaman hanami yang menarik untuk dicoba selama berada di Jepang.
Banyak orang memanfaatkan musim sakura untuk fotografi. Pemandangan bunga yang bermekaran di sekitar sungai, kuil, taman, atau kastel menjadi objek favorit.
Waktu terbaik mengambil foto umumnya pada pagi hari ketika jumlah pengunjung masih lebih sedikit dan cahaya matahari lebih lembut.
Agar perjalanan saat musim sakura berjalan lancar, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Perkiraan mekar sakura dirilis setiap tahun oleh berbagai lembaga cuaca di Jepang. Jadwal tersebut dapat berubah karena suhu musim dingin dan kondisi cuaca menjelang musim semi. Pantau pembaruan prediksi beberapa minggu sebelum keberangkatan agar kamu bisa menentukan waktu kunjungan dengan lebih akurat.
Musim sakura termasuk periode wisata yang sangat ramai. Hotel, penginapan, dan tiket transportasi cepat terisi, terutama di kota-kota populer seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka. Pemesanan beberapa bulan sebelumnya memberi lebih banyak pilihan lokasi dan harga.
Tempat hanami terkenal sering dipadati pengunjung, terutama saat akhir pekan. Jika ingin menikmati suasana yang lebih nyaman atau mengambil foto tanpa terlalu banyak keramaian, datanglah pada pagi hari.
Meskipun sudah memasuki musim semi, suhu udara di Jepang masih cukup sejuk, terutama pada pagi dan malam hari.
Bawalah:
Persiapan sederhana ini membantu kamu menikmati aktivitas luar ruangan dengan lebih nyaman.
Saat mengikuti hanami, penting untuk menjaga kebersihan dan menghormati aturan setempat. Beberapa etika yang perlu diperhatikan:
Menghormati lingkungan sekitar membantu menjaga keindahan lokasi hanami bagi semua pengunjung.
Musim sakura di Jepang berlangsung pada waktu yang berbeda di setiap wilayah, mulai dari Januari di Okinawa hingga Mei di Hokkaido. Dengan memahami jadwal perkiraan mekar sakura, kamu bisa menentukan destinasi dan waktu kunjungan yang sesuai.
Jika ingin menikmati momen ini dengan lebih nyaman, kamu bisa memilih paket tour Jepang dari Callista Tour yang disesuaikan dengan periode mekarnya sakura di berbagai kota populer Jepang.