Hanoi menghadirkan perpaduan antara sejarah, budaya, kuliner, dan kehidupan kota yang berjalan berdampingan. Ibu kota Vietnam ini memiliki bangunan kolonial, kuil kuno, danau yang tenang, hingga kawasan modern dengan kafe dan pusat belanja.
Kalau kamu sedang menyusun itinerary, pilihan wisata Hanoi Vietnam sangat beragam. Ada destinasi yang terkenal di kalangan wisatawan, ada pula tempat favorit warga lokal untuk bersantai setelah beraktivitas. Jika berencana mengikuti tour Vietnam, daftar destinasi berikut bisa menjadi referensi sebelum menentukan rute perjalanan.
Berikut rekomendasi wisata Hanoi Vietnam yang layak masuk daftar kunjungan.
Hoan Kiem Lake menjadi ikon Hanoi sekaligus titik awal yang ideal untuk menjelajahi kota. Danau ini ramai sejak pagi karena banyak warga berolahraga, berjalan santai, hingga mengikuti senam bersama. Pada akhir pekan, kawasan di sekitarnya berubah menjadi area bebas kendaraan sehingga suasana terasa lebih hidup.
Di tengah Hoan Kiem Lake berdiri Ngoc Son Temple yang terhubung oleh jembatan merah The Huc. Tempat ibadah ini menyimpan kisah legenda pedang Raja Le Loi yang menjadi bagian penting sejarah Vietnam. Pemandangan danau dari area kuil menarik untuk menikmati suasana kota.
Kalau ingin merasakan kehidupan asli Hanoi, Old Quarter menjadi destinasi yang tidak boleh dilewatkan. Kawasan ini dipenuhi gang sempit, toko keluarga, bangunan tua, pasar tradisional, hingga cafe bergaya klasik. Setiap jalan memiliki karakter berbeda sehingga berjalan kaki menjadi aktivitas yang menyenangkan.
Gereja bergaya Neo-Gothic ini berdiri sejak akhir abad ke-19 dan menjadi salah satu bangunan kolonial paling terkenal di Hanoi. Area di sekitarnya dipenuhi cafe, toko roti, dan restoran sehingga cocok untuk beristirahat setelah berkeliling kota.
Mausoleum ini merupakan tempat peristirahatan Presiden Ho Chi Minh, tokoh penting dalam sejarah Vietnam. Pengunjung diwajibkan mengikuti aturan berpakaian dan menjaga ketenangan selama berada di dalam kompleks.
Tidak jauh dari mausoleum terdapat Presidential Palace yang memiliki arsitektur bergaya Perancis berwarna kuning mencolok. Walaupun bagian dalam bangunan tidak dibuka untuk umum, taman dan area sekitarnya menarik untuk dikunjungi.
Rumah panggung sederhana ini menjadi tempat tinggal Ho Chi Minh selama memimpin Vietnam. Interiornya tetap dipertahankan sehingga memberikan gambaran mengenai gaya hidup sang presiden yang sederhana.
One Pillar Pagoda dikenal karena bentuk bangunannya yang berdiri di atas satu tiang batu. Pagoda ini merupakan salah satu simbol keagamaan paling terkenal di Hanoi dan menjadi lokasi favorit untuk berfoto.
Temple of Literature merupakan universitas pertama di Vietnam yang dibangun pada abad ke-11. Kompleks ini memiliki halaman luas, taman, paviliun, serta bangunan tradisional yang menghadirkan suasana tenang di tengah kota.
Benteng bersejarah ini telah menjadi bagian penting perkembangan Hanoi selama lebih dari seribu tahun. Di dalam kompleks terdapat gerbang kuno, area arkeologi, bunker militer, dan museum yang menceritakan perjalanan panjang ibu kota Vietnam.
Museum ini memperkenalkan budaya lebih dari 50 kelompok etnis di Vietnam melalui koleksi pakaian tradisional, alat musik, rumah adat, hingga benda budaya lainnya. Area luar museum menampilkan replika rumah tradisional yang bisa dijelajahi.
Bangunan ini pernah menjadi penjara pada masa kolonial Perancis dan kemudian digunakan selama Perang Vietnam. Pameran di dalamnya menghadirkan dokumentasi sejarah yang memberikan gambaran mengenai perjalanan politik Vietnam.
West Lake merupakan danau terbesar di Hanoi dengan suasana yang lebih tenang dibanding Hoan Kiem Lake. Di sekeliling danau terdapat restoran, kafe, jalur sepeda, hingga taman yang cocok untuk menikmati sore hari.
Berada di tepi West Lake, Tran Quoc Pagoda dikenal sebagai salah satu pagoda tertua di Vietnam. Menjelang matahari terbenam, area ini menghadirkan pemandangan indah yang menarik perhatian banyak pengunjung.
Kuil Tao ini telah berdiri sejak abad ke-11 dan menjadi salah satu dari empat kuil pelindung kuno Hanoi. Di dalamnya terdapat patung perunggu besar yang menjadi daya tarik utama.
Dong Xuan Market merupakan pasar terbesar di Hanoi. Kamu bisa menemukan aneka pakaian, souvenir, makanan khas Vietnam, hingga kebutuhan rumah tangga dalam satu kawasan. Pada malam tertentu, area sekitar pasar dipenuhi pedagang kaki lima.
Train Street menjadi salah satu destinasi paling unik di Hanoi. Jalur kereta membelah deretan rumah dan cafe dengan jarak yang sangat dekat. Saat kereta melintas, pengunjung diminta mengikuti arahan petugas demi menjaga keamanan.
Jembatan bersejarah ini dirancang pada awal abad ke-20 dan melintasi Sungai Merah. Selain menjadi jalur transportasi, Long Bien Bridge dikenal sebagai lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun matahari terbenam.
Bangunan bergaya Perancis ini menjadi pusat pertunjukan seni di Hanoi. Kalau jadwal pertunjukan tersedia saat kunjunganmu, menikmati konser atau pertunjukan budaya di sini bisa menjadi pengalaman menarik.
Sekitar 30 menit dari pusat kota, Bat Trang dikenal sebagai desa pengrajin keramik yang telah berkembang selama ratusan tahun. Kamu bisa melihat proses pembuatan keramik, mengikuti kelas singkat, hingga membeli hasil karya pengrajin lokal.
Kalau ingin melihat sisi lain kehidupan Hanoi, datanglah ke Quang Ba Flower Market sebelum matahari terbit.
Pasar bunga ini dipenuhi pedagang dari berbagai daerah yang membawa bunga segar dalam jumlah besar. Suasana pagi hari menghadirkan pengalaman berbeda dibanding destinasi wisata lain di kota ini.
Pilihan wisata Hanoi Vietnam menawarkan pengalaman yang beragam, mulai dari bangunan bersejarah, danau yang menenangkan, pasar tradisional, hingga kawasan ikonik yang menjadi simbol ibu kota Vietnam.
Kamu bisa menyusun itinerary sesuai minat, baik ingin mengenal sejarah Vietnam, menikmati suasana kota tua, berburu kuliner, maupun mengunjungi hidden gem favorit lokal. Jika ingin lebih mudah, pertimbangkan paket wisata Vietnam dari Callista Tour.