Thailand masih jadi tujuan favorit buat liburan singkat dari Indonesia. Mulai dari Bangkok yang ramai, pantai di Phuket, sampai Chiang Mai yang adem, semuanya punya daya tarik sendiri. Banyak juga yang memilih paket tour thailand supaya perjalanan lebih teratur dari awal sampai pulang. Tapi sebelum berangkat, ada satu pertanyaan penting: apakah ke Thailand perlu visa untuk WNI?
Kami akan jelaskan dengan bahasa sederhana supaya kamu punya gambaran jelas sebelum booking tiket.
Kabar baiknya, Warga Negara Indonesia tidak perlu visa untuk masuk ke Thailand jika tujuan kunjungan adalah wisata.
Indonesia termasuk dalam daftar negara yang memperoleh fasilitas bebas visa dari pemerintah Thailand. Jadi, kamu bisa langsung masuk tanpa mengurus visa di kedutaan, selama memenuhi ketentuan yang berlaku.
Untuk WNI, masa tinggal tanpa visa di Thailand adalah:
Jika kamu ingin tinggal lebih lama, ada opsi lain seperti pengajuan visa turis sebelum keberangkatan.
Walaupun tidak perlu visa, ada beberapa dokumen dan syarat yang tetap wajib kamu siapkan. Petugas imigrasi Thailand akan mengecek ini saat kamu tiba.
Petugas imigrasi berhak meminta bukti dana selama di Thailand, seperti:
Sebagai gambaran:
Thailand sempat menghapus kartu TM6 untuk sementara waktu di beberapa bandara, tapi kebijakan ini bisa berubah. Jadi tetap siap jika sewaktu-waktu diminta mengisi formulir.
Peraturan masuk Thailand bisa berubah tergantung kondisi global atau kebijakan pemerintah setempat. Beberapa hal yang perlu kamu cek sebelum berangkat:
Kami selalu menyarankan untuk mengecek informasi terbaru mendekati tanggal keberangkatan agar tidak ada kejutan saat tiba.
Walaupun bebas visa, bukan berarti kamu pasti langsung lolos tanpa pemeriksaan. Berikut beberapa tips supaya prosesnya lebih mulus:
Jangan sampai panik di depan petugas karena dokumen tercecer. Simpan paspor, tiket pulang, dan bukti reservasi dalam satu map atau folder digital di ponsel supaya mudah ditunjukkan saat diminta.
Petugas mungkin akan bertanya:
Jawab dengan tenang dan sesuai rencana perjalananmu. Hindari jawaban yang berubah-ubah karena bisa memicu pemeriksaan tambahan.
Jika kamu tinggal lebih dari batas waktu 30 hari tanpa izin, akan ada denda dan risiko masuk daftar hitam. Denda dihitung per hari keterlambatan, jadi pastikan kamu mencatat tanggal keluar agar tidak terlewat.
Kalau kamu punya rencana tinggal lebih lama, ada beberapa opsi:
Kamu bisa mengurus visa sebelum berangkat melalui kedutaan Thailand. Visa ini cocok kalau kamu sudah punya rencana tinggal lebih lama dari 30 hari sejak awal, sehingga tidak perlu repot mengurus perpanjangan saat di sana. Proses pengajuan biasanya membutuhkan dokumen seperti paspor, formulir aplikasi, foto, serta bukti rencana perjalanan.
Dalam beberapa kasus, masa tinggal bisa diperpanjang di kantor imigrasi setempat. Perpanjangan ini umumnya diberikan sekitar 30 hari tambahan, tapi tetap tergantung persetujuan petugas.
Kamu perlu datang langsung ke kantor imigrasi, membawa dokumen pendukung, dan membayar biaya perpanjangan. Namun, proses ini butuh waktu dan biaya tambahan, jadi lebih aman direncanakan sejak awal agar tidak mengganggu rencana perjalananmu.
Secara umum, kamu boleh masuk Thailand beberapa kali tanpa visa. Tapi ada catatan penting:
Jadi pastikan pola perjalananmu masih masuk akal sebagai turis.
Liburan ke Thailand memang terlihat simpel, tapi tetap ada hal penting yang perlu diperhatikan supaya perjalanan berjalan lancar dari awal sampai pulang.
Kalau kamu ingin liburan tanpa pusing urus detail perjalanan, mulai dari tiket, hotel, sampai itinerary, kami siap bantu lewat tour thailand yang sudah dirancang dengan rencana perjalanan jelas. Bersama Callista Tour, kamu bisa fokus menikmati momen di Thailand tanpa khawatir urusan teknis.
Kalau mau, kamu juga bisa tanya-tanya dulu rencana perjalananmu. Callista senang bantu.