Saat membahas liburan ke Thailand, banyak orang langsung fokus ke Bangkok, Phuket, atau Chiang Mai. Padahal, wisata Chiang Rai punya pesona yang beda banget.
Kota di Thailand utara ini dikenal dengan kuil artistik, pegunungan hijau, kebun teh, sampai spot sejarah di perbatasan tiga negara. Destinasi ini juga mulai dilirik wisatawan yang mencari pengalaman berbeda lewat paket tour thailand dengan rute yang lebih variatif.
Kalau kamu suka destinasi yang fotogenik tapi tetap punya sisi budaya kuat, Chiang Rai layak masuk bucket list. Lokasinya memang lebih tenang dibanding Chiang Mai, justru itu daya tariknya. Kamu bisa menikmati perjalanan dengan ritme santai sambil eksplor tempat-tempat unik.
Berikut 14 destinasi wisata Chiang Rai yang lagi populer dan menarik masuk itinerary liburanmu.
Kalau bicara wisata Chiang Rai, tempat ini hampir selalu jadi destinasi nomor satu.
White Temple adalah karya seniman Thailand, Chalermchai Kositpipat, yang mulai dibangun pada 1997 dan masih terus dikembangkan hingga sekarang. Bangunannya didominasi warna putih dengan pecahan kaca yang membuat kuil terlihat berkilau saat terkena matahari.
Bagian paling ikonik adalah jembatan menuju kuil utama yang dikelilingi patung tangan-tangan menyeramkan sebagai simbol godaan duniawi. Unik, artistik, dan sangat instagramable.
Setelah White Temple, lanjut ke Blue Temple yang punya nuansa kontras. Dominasi warna biru elektrik dengan detail emas membuat kuil ini terlihat megah. Interiornya juga cantik banget, terutama patung Buddha putih besar di bagian tengah.
Nama Wat Rong Suea Ten sendiri berarti “rumah harimau menari” karena konon area ini dulu menjadi tempat berkumpul harimau yang melompat di sekitar sungai. Lokasinya juga tidak terlalu jauh dari pusat kota Chiang Rai, jadi mudah masuk ke itinerary harianmu. Tempat ini relatif lebih santai dibanding White Temple karena antriannya tidak terlalu padat.
Kalau White Temple identik dengan warna putih dan kesan suci, Black House justru punya atmosfer gelap dan misterius. Museum karya seniman Thawan Duchanee ini terdiri dari puluhan bangunan kayu hitam yang dipenuhi koleksi seni unik, termasuk tulang hewan, ukiran, dan artefak tradisional.
Selain area galeri utama, kamu juga bisa melihat arsitektur bergaya tradisional Thailand yang dipadukan dengan sentuhan kontemporer. Banyak wisatawan datang ke sini karena konsepnya sangat berbeda dari destinasi lain di Chiang Rai. Tempat ini cocok buat kamu yang suka wisata seni anti-mainstream.
Golden Triangle adalah titik pertemuan Thailand, Laos, dan Myanmar. Dulu kawasan ini terkenal sebagai pusat perdagangan opium dunia. Sekarang area ini berubah jadi destinasi wisata sejarah dengan pemandangan Sungai Mekong yang indah.
Di area ini juga terdapat viewpoint populer dengan patung Buddha besar dan penanda perbatasan tiga negara yang jadi spot foto favorit wisatawan. Kamu bisa naik perahu menyusuri sungai.
Masih dekat Golden Triangle, museum ini menyajikan sejarah perdagangan opium di Asia secara detail. Interiornya modern, informatif, dan cukup interaktif sehingga pengalaman berkunjung terasa menarik meski kamu bukan penggemar museum.
Museum ini juga menampilkan sejarah Golden Triangle dari masa lampau hingga transformasinya menjadi destinasi wisata edukatif seperti sekarang.
Kuil ini terkenal dengan patung Dewi Kwan Im raksasa berwarna putih setinggi sekitar 90 meter. Kamu bisa naik lift menuju bagian atas patung untuk melihat panorama Chiang Rai dari ketinggian.
Kompleks kuil ini juga memiliki pagoda sembilan lantai dengan ukiran naga yang mencolok dan area ibadah yang luas. Tempat ini makin cantik saat sore hari menjelang sunset.
Butuh suasana alam? Singha Park jawabannya. Area ini punya kebun teh, taman bunga musiman, jalur sepeda, hingga area peternakan kecil. Spot foto dengan patung singa emas di pintu masuk juga sangat populer.
Kamu bisa naik shuttle tram untuk berkeliling area yang luas, memberi makan jerapah dan zebra di zona safari kecil, atau datang saat festival balon udara yang biasanya digelar pada waktu tertentu.
Perkebunan teh ini punya lanskap perbukitan hijau yang cantik banget. Selain menikmati pemandangan, kamu bisa mencicipi teh lokal, matcha dessert, dan menikmati suasana tenang jauh dari keramaian kota.
Area cafe nya juga jadi favorit wisatawan karena menawarkan panorama kebun teh dari ketinggian, terutama saat pagi hari ketika udara masih sejuk.
Bekas kediaman Putri Srinagarindra ini menawarkan taman bunga indah dan arsitektur bergaya Swiss chalet.
Interior bangunannya menampilkan koleksi pribadi keluarga kerajaan serta kisah proyek pengembangan wilayah Doi Tung yang mengubah area ini menjadi destinasi wisata populer. Udara di kawasan ini juga lebih sejuk karena berada di dataran tinggi.
Lokasinya dekat Doi Tung Royal Villa. Taman ini dipenuhi bunga warna-warni yang cantik sepanjang tahun dan jadi favorit wisatawan yang suka hunting foto.
Selain bunga musiman, kamu juga akan menemukan taman batu, instalasi lanskap artistik, dan area jalan kaki yang nyaman untuk menikmati suasana pegunungan.
Menara jam emas ini dirancang oleh seniman yang sama dengan White Temple. Pada malam hari, ada pertunjukan lampu warna-warni yang menarik ditonton.
Pertunjukan cahaya biasanya berlangsung beberapa kali pada malam hari dan area sekitarnya ramai dengan tempat makan lokal yang menarik untuk disinggahi. Lokasinya strategis di pusat kota.
Kalau mau cari oleh-oleh, datanglah ke night bazaar. Kamu bisa belanja kerajinan tangan, pakaian, souvenir khas Thailand, sampai kuliner lokal dengan harga ramah kantong. Di area ini ada panggung pertunjukan budaya yang menampilkan tarian tradisional pada malam tertentu.
Kuil ini punya nilai sejarah penting karena pernah menjadi tempat ditemukannya Emerald Buddha sebelum dipindahkan ke Bangkok.
Di kompleks kuil, terdapat museum kecil yang menyimpan replika Emerald Buddha dan koleksi artefak bersejarah. Suasananya lebih tenang dibanding kuil populer lain.
Destinasi ini cocok buat kamu yang suka pegunungan dan budaya lokal. Kawasan ini terkenal dengan perkebunan teh, desa bernuansa Tiongkok, serta udara sejuk sepanjang hari.
Kamu bisa mencicipi teh oolong khas daerah ini dan menjelajahi pasar lokal yang menjual kuliner Yunnan. Sunrise di sini juga cantik banget.
Wisata Chiang Rai menawarkan kombinasi budaya, seni, sejarah, dan alam dalam satu perjalanan.
Dari White Temple yang ikonik sampai kebun teh di pegunungan, setiap sudut kota ini punya pengalaman berbeda buat kamu coba. Destinasi ini juga cocok buat kamu yang ingin mencoba pengalaman tour thailand dengan suasana yang lebih tenang dibanding kota wisata mainstream.
Kalau kamu ingin liburan ke Thailand yang itinerary-nya sudah disiapkan dengan nyaman, tim Callista Tour siap membantu perjalanan luar negeri jadi lebih seru