Liburan ke Inggris jadi impian banyak orang. Mulai dari menikmati suasana kota di London, melihat bangunan bersejarah, sampai berburu pengalaman kuliner dan budaya yang berbeda. Bahkan, banyak wisatawan memilih Paket Tour England Scotland untuk menikmati perjalanan lintas kota dan suasana khas Britania dengan itinerary yang sudah tersusun. Namun sebelum berangkat, ada satu hal penting yang wajib kamu urus terlebih dahulu, yaitu visa ke Inggris.
Bagi pemula, proses pengajuan visa memang terlihat rumit. Banyak dokumen yang perlu disiapkan dan ada beberapa tahapan yang harus dilalui. Padahal, kalau kamu memahami alurnya sejak awal, proses pengajuan visa bisa terasa lebih ringan.
Kalau tujuan kamu murni untuk jalan-jalan, maka jenis visa yang paling relevan adalah Standard Visitor Visa. Visa ini dipakai oleh sebagian besar wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Inggris.
Beberapa aktivitas yang diizinkan dengan visa ini antara lain:
Namun visa ini tidak berlaku untuk bekerja secara penuh waktu di Inggris.
Salah satu alasan pengajuan visa ditolak adalah dokumen yang kurang lengkap atau tidak konsisten. Karena itu, penting untuk memastikan semua data sesuai.
Berikut dokumen yang perlu kamu siapkan.
Pastikan paspor masih aktif minimal 6 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Sediakan halaman kosong untuk penempatan visa.
Dokumen finansial menjadi bagian penting dalam pengajuan visa ke Inggris. Kamu perlu menunjukkan bahwa biaya perjalanan bisa ditanggung secara mandiri.
Dokumen yang bisa digunakan antara lain:
Jumlah saldo ideal tidak memiliki angka baku, tetapi sebaiknya sesuai dengan rencana perjalanan yang kamu buat.
Pihak imigrasi ingin memastikan bahwa kamu memiliki aktivitas tetap di Indonesia dan akan kembali setelah perjalanan selesai.
Dokumen pendukungnya bisa berupa:
Kamu perlu menyiapkan rencana perjalanan selama berada di Inggris. Tidak harus terlalu detail, tetapi cukup jelas.
Contohnya:
Sebagian pemohon menyertakan reservasi hotel dan tiket pesawat sementara untuk memperkuat aplikasi visa.
Namun pastikan kamu tidak membeli tiket permanen sebelum visa disetujui.
Berikut tahapan pengajuan visa ke Inggris yang perlu kamu ikuti.
Semua proses pengajuan visa Inggris dilakukan secara online melalui situs resmi pemerintah Inggris.
Kamu perlu membuat akun lalu mengisi formulir aplikasi sesuai data pribadi dan rencana perjalanan. Isi data dengan jujur dan konsisten. Jangan sampai informasi pada formulir berbeda dengan dokumen pendukung.
Setelah formulir selesai diisi, kamu akan diminta membayar biaya pengajuan visa secara online menggunakan kartu debit atau kartu kredit. Biaya visa wisata Inggris berubah dari waktu ke waktu tergantung kebijakan terbaru. Karena itu, cek tarif terbaru sebelum mengajukan aplikasi.
Setelah pembayaran selesai, kamu perlu memilih jadwal biometrik di pusat aplikasi visa. Pada tahap ini kamu akan melakukan:
Di Indonesia, proses biometrik dilakukan melalui pusat aplikasi visa resmi.
Datang sesuai jadwal yang sudah dipilih. Jangan terlambat dan pastikan semua dokumen dibawa lengkap. Beberapa pemohon memilih layanan tambahan seperti:
Namun layanan tambahan tersebut bersifat opsional.
Setelah proses biometrik selesai, aplikasi akan diproses oleh pihak imigrasi Inggris.
Waktu pengerjaan visa umumnya sekitar 15 hari kerja, tetapi bisa lebih lama saat musim liburan atau antrian meningkat. Kalau visa disetujui, paspor akan dikembalikan dengan stiker visa di dalamnya.
Biaya visa ke Inggris bergantung pada jenis dan durasi visa yang dipilih. Untuk Standard Visitor Visa 6 bulan, biaya pengajuan berada di kisaran jutaan rupiah jika di konversi dari pound sterling.
Selain biaya visa utama, ada pengeluaran tambahan seperti:
Karena itu, siapkan anggaran lebih supaya proses pengajuan berjalan lancar.
Pengajuan visa Inggris dikenal cukup ketat. Meski begitu, peluang approve tetap besar kalau dokumen dan informasi yang kamu berikan konsisten. Berikut beberapa tips penting.
Hindari transfer mendadak dalam jumlah besar sebelum pengajuan visa. Mutasi rekening yang terlalu mendadak bisa memicu pertanyaan dari pihak imigrasi.
Jangan memberikan data palsu atau informasi yang dilebihkan. Ketidaksesuaian data menjadi salah satu alasan penolakan visa.
Dokumen pekerjaan, usaha, atau keluarga membantu menunjukkan bahwa kamu punya alasan kuat untuk kembali ke Indonesia setelah liburan selesai.
Pastikan hasil scan dokumen mudah dibaca dan tidak buram. Penataan dokumen yang rapi membantu proses verifikasi.
Rencana perjalanan yang realistis terlihat lebih meyakinkan dibanding itinerary yang terlalu padat atau tidak jelas.
Sebagian orang memilih mengurus visa sendiri karena prosesnya sudah serba online. Namun ada yang memakai jasa agen visa untuk membantu pengecekan dokumen dan pengisian formulir.
Kalau kamu baru pertama kali mengajukan visa ke Inggris dan merasa bingung dengan persyaratannya, menggunakan jasa agen bisa membantu mengurangi kesalahan administrasi. Meski begitu, keputusan approve tetap berada di tangan pihak imigrasi Inggris.
Sebaiknya ajukan visa minimal 1–2 bulan sebelum tanggal keberangkatan. Tujuannya supaya kamu punya waktu cadangan jika ada kendala dokumen atau antrian aplikasi meningkat.
Mengurus visa terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan bisa membuat persiapan liburan jadi lebih stres.
Mengurus visa ke Inggris memang membutuhkan persiapan yang cukup detail. Mulai dari dokumen finansial, surat kerja, hingga jadwal biometrik harus dipastikan lengkap dan konsisten.
Namun kalau semua persyaratan sudah dipahami sejak awal, proses pengajuan akan terasa lebih mudah. Pastikan kamu menyiapkan dokumen dengan rapi, mengisi formulir secara jujur, dan mengajukan visa jauh sebelum tanggal keberangkatan.
Dengan persiapan yang matang, kesempatan menikmati liburan di Inggris tentu semakin terbuka, apalagi kalau kamu sudah merencanakan perjalanan bersama Tour England Scotland dari callista tour untuk menjelajahi berbagai kota ikonik dalam satu agenda liburan.