Saat mendengar Skotlandia, mungkin yang langsung terbayang adalah kastil tua, pria dengan kilt, dan suara bagpipe yang khas. Padahal, negara ini punya kekayaan kuliner yang menarik untuk dijelajahi, terutama saat mengikuti Paket Tour England Scotland yang menghadirkan pengalaman mencicipi hidangan lokal langsung dari daerah asalnya.
Makanan khas Skotlandia terkenal dengan rasa hangat, bahan sederhana, dan sejarah panjang yang melekat pada tiap hidangannya. Beberapa menu bahkan sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan masih dinikmati hingga sekarang. Kalau kamu penasaran seperti apa cita rasa kuliner dari negeri di utara Britania Raya ini, berikut daftar makanan khas Skotlandia yang layak masuk wishlist kuliner.
Haggis adalah makanan paling ikonik dari Skotlandia. Hidangan ini dibuat dari jeroan domba seperti hati, paru, dan jantung yang dicampur bawang, oatmeal, lemak hewan, serta berbagai rempah.
Semua bahan tersebut dimasak dalam selongsong berbentuk bulat menyerupai sosis besar. Walau terdengar ekstrem bagi sebagian orang, rasanya cukup gurih dengan tekstur padat dan aroma rempah yang kuat.
Haggis sering disajikan bersama mashed potato dan mashed turnip yang dikenal sebagai “neeps and tatties”. Menu ini identik dengan perayaan Burns Night, acara tahunan untuk mengenang penyair terkenal Skotlandia, Robert Burns.
Scotch pie adalah pai kecil berisi daging cincang berbumbu yang dipanggang hingga bagian kulitnya renyah. Daging yang digunakan umumnya daging kambing atau sapi.
Makanan ini populer sebagai camilan cepat saji dan mudah ditemukan di toko roti tradisional Skotlandia. Banyak warga lokal menikmatinya saat menonton pertandingan sepak bola atau sebagai makan siang sederhana. Kulit pai yang tebal membuat isinya tetap hangat lebih lama, cocok disantap saat cuaca dingin.
Cullen Skink merupakan sup krim khas Skotlandia yang berasal dari kota Cullen. Hidangan ini dibuat dari smoked haddock, kentang, bawang, dan susu. Teksturnya lembut dengan rasa asap yang khas dari ikan haddock.
Sup ini sangat populer saat musim dingin karena memberi sensasi hangat dan mengenyangkan. Sekilas tampilannya mirip chowder, tetapi aroma ikannya lebih kuat dan gurih.
Black pudding adalah sosis darah yang dibuat dari darah babi, oatmeal, dan lemak hewan. Meski terdengar tidak biasa, makanan ini sudah lama menjadi bagian dari sarapan tradisional Skotlandia.
Teksturnya padat dengan rasa gurih yang unik. Black pudding sering digoreng hingga bagian luarnya sedikit renyah lalu disajikan bersama telur, bacon, dan roti panggang. Banyak wisatawan awalnya ragu mencoba menu ini, tetapi cukup banyak yang akhirnya menyukai perpaduan rasa asin dan smokey-nya.
Kalau ingin mencoba dessert khas Skotlandia, cranachan layak dicicipi. Hidangan penutup ini dibuat dari whipped cream, raspberry segar, oatmeal panggang, madu, dan sedikit whisky Skotlandia.
Perpaduan rasa manis, creamy, dan segar membuat cranachan terasa ringan setelah makan berat. Oatmeal panggang memberi tekstur renyah yang membuat dessert ini makin menarik. Cranachan sering hadir saat musim panas atau acara perayaan keluarga.
Scotch broth adalah sup tradisional berbahan barley, sayuran, dan daging domba atau sapi. Kuahnya kental dengan rasa gurih yang dalam.
Sup ini sudah menjadi bagian dari budaya makan masyarakat Skotlandia sejak lama. Dulu, hidangan ini dikenal sebagai makanan rumahan yang menghangatkan tubuh saat musim dingin panjang. Isi sayuran-nya cukup beragam, mulai dari wortel, kol, hingga daun bawang.
Arbroath Smokies adalah ikan haddock asap yang berasal dari kota Arbroath. Proses pengasapannya dilakukan menggunakan kayu keras sehingga menghasilkan aroma yang khas.
Ikan ini memiliki tekstur lembut dengan rasa smoky yang kuat. Biasanya disajikan bersama roti, salad, atau kentang. Karena metode pembuatannya yang unik, Arbroath Smokies menjadi salah satu produk kuliner yang cukup terkenal di Skotlandia.
Shortbread adalah kue mentega tradisional yang sangat populer di Skotlandia. Bahan utamanya sederhana, yaitu mentega, gula, dan tepung.
Meski sederhana, rasa buttery dari shortbread membuat banyak orang ketagihan. Teksturnya rapuh dan lembut saat digigit. Kue ini sering dijadikan oleh-oleh khas Skotlandia karena tahan lama dan cocok dinikmati bersama teh atau kopi.
Neeps and tatties sebenarnya adalah lauk pendamping yang sangat populer di Skotlandia. “Neeps” merujuk pada turnip atau lobak, sedangkan “tatties” berarti kentang.
Keduanya direbus lalu dihaluskan hingga lembut. Hidangan ini hampir selalu disajikan bersama haggis. Rasanya sederhana, tetapi memberi keseimbangan pada makanan utama yang kaya rempah.
Tablet adalah camilan manis khas Skotlandia yang mirip fudge, tetapi teksturnya lebih rapuh dan padat. Terbuat dari gula, susu kental, dan mentega.
Rasanya sangat manis dengan sensasi creamy yang kuat. Tablet sering hadir dalam perayaan keluarga, pesta, atau sajian teh sore. Banyak wisatawan membeli tablet sebagai buah tangan karena tampilannya menarik dan mudah dibawa.
Bridie adalah pastry berbentuk setengah lingkaran dengan isian daging cincang dan bawang. Sekilas tampilannya mirip pastel panggang.
Makanan ini populer di wilayah timur Skotlandia dan cocok disantap saat masih hangat. Kulit pastry yang renyah berpadu dengan isian gurih membuat bridie cukup digemari. Beberapa versi menambahkan keju atau rempah tambahan untuk memperkaya rasa.
Dundee cake berasal dari kota Dundee dan terkenal dengan topping almond yang tersusun melingkar di atas kue.
Kue ini berisi campuran buah kering seperti kismis dan kulit jeruk manis. Teksturnya lebih ringan dibanding fruit cake khas Inggris lainnya. Dundee cake cocok dinikmati bersama teh hangat saat cuaca dingin.
Cock-a-leekie soup adalah sup tradisional berbahan ayam dan daun bawang. Beberapa resep menambahkan prune untuk memberi sedikit rasa manis.
Kuahnya ringan tetapi tetap gurih. Sup ini sudah dikenal sejak abad ke-16 dan masih menjadi menu rumahan favorit di Skotlandia. Karena bahan-bahannya sederhana, hidangan ini terasa sangat nyaman disantap kapan saja.
Makanan khas Skotlandia punya karakter rasa yang unik dan sangat dipengaruhi oleh cuaca dingin serta tradisi panjang masyarakatnya. Dari haggis yang legendaris hingga shortbread yang manis, setiap hidangan menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda.
Kalau suatu hari kamu berkunjung ke Skotlandia melalui program Tour England Scotland bersama Callista Tour, jangan ragu mencoba makanan-makanan tradisional ini langsung dari tempat asalnya. Siapa tahu ada menu yang akhirnya jadi favorit barumu.