Hongkong dikenal sebagai destinasi yang hidup sepanjang tahun. Kota ini punya perpaduan pusat belanja modern, kuliner jalanan, taman hiburan, sampai panorama pelabuhan yang ramai sejak pagi hingga malam. Walau begitu, ada waktu tertentu ketika suasana wisata di Hongkong terasa lebih lengang. Banyak orang menyebut periode ini sebagai low season.
Buat kamu yang ingin jalan-jalan dengan antrian lebih singkat dan suasana kota yang tidak terlalu padat, mengetahui kapan low season Hongkong berlangsung bisa membantu saat menyusun rencana liburan, termasuk ketika memilih paket tour hongkong sesuai waktu keberangkatan yang diinginkan.
Low season adalah periode ketika jumlah wisatawan lebih sedikit dibanding musim liburan atau peak season. Pada masa ini, aktivitas wisata tetap berjalan normal, tetapi tingkat kunjungan menurun.
Di Hongkong, low season dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti cuaca, kalender sekolah internasional, hingga periode festival besar di Asia. Saat wisatawan menurun, suasana kota terasa lebih santai. Tempat wisata tidak terlalu penuh.
Banyak orang memilih low season karena ingin menikmati perjalanan dengan ritme yang lebih nyaman.
Secara umum, low season Hongkong berlangsung pada:
Walau ada beberapa pengecualian karena festival atau hari besar tertentu, tiga periode tadi dikenal sebagai waktu dengan arus wisatawan yang lebih rendah.
Setelah periode liburan musim semi dan sebelum musim panas dimulai, jumlah wisatawan mulai berkurang. Pada masa ini, Hongkong memasuki cuaca yang lebih hangat dengan kelembaban cukup tinggi.
Sebagian wisatawan memilih menghindari periode tersebut karena udara terasa lembap dan kadang turun hujan. Namun buat kamu yang tidak terlalu masalah dengan cuaca tropis, suasana kota justru terasa lebih tenang.
Beberapa keuntungan datang ke Hongkong pada periode ini antara lain:
Kalau kamu ingin menjelajahi kawasan seperti Victoria Peak atau berjalan santai di Tsim Sha Tsui Promenade tanpa terlalu banyak keramaian, periode ini cukup menarik.
Banyak orang mengira musim gugur selalu ramai wisatawan. Faktanya, setelah puncak liburan musim panas selesai, Hongkong mulai memasuki fase yang lebih landai.
Cuaca pada periode ini justru termasuk nyaman. Udara tidak terlalu panas dan langit relatif cerah. Karena itu, banyak wisatawan berpengalaman memilih datang di bulan September atau Oktober.
Walau ada peningkatan kunjungan saat festival tertentu, suasana kota secara umum masih lebih santai dibanding Desember atau musim panas.
Kamu bisa menikmati area populer seperti:
tanpa harus berdesakan sepanjang waktu.
Awal Januari masih dipenuhi wisatawan yang menikmati libur akhir tahun. Namun setelah periode tersebut selesai, jumlah pengunjung mulai turun. Inilah salah satu low season singkat di Hongkong sebelum perayaan Imlek dimulai.
Kalau kamu datang pada pertengahan Januari, suasana kota terasa lebih tenang. Banyak pusat perbelanjaan tetap aktif, tetapi tidak sepadat Desember. Namun kamu tetap perlu memperhatikan jadwal Tahun Baru Imlek karena menjelang perayaan itu, arus wisatawan kembali meningkat.
Banyak orang memilih low season karena pengalaman liburan terasa lebih nyaman. Berikut beberapa keuntungan yang cukup terasa.
Kamu bisa menikmati atraksi dengan lebih santai. Waktu antri lebih singkat dibanding musim ramai. Hal ini terasa saat mengunjungi taman hiburan, museum, maupun kawasan belanja populer.
Hongkong terkenal sibuk. Saat low season, ritme kota terasa sedikit lebih tenang. Trotoar tidak terlalu penuh dan transportasi umum lebih nyaman digunakan. Buat sebagian orang, suasana seperti ini membuat perjalanan terasa lebih menyenangkan.
Saat wisatawan tidak terlalu ramai, kamu punya lebih banyak fleksibilitas dalam mengatur jadwal perjalanan. Kamu bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa terburu-buru karena antrian lebih singkat.
Walau punya banyak sisi menarik, low season tetap memiliki beberapa hal yang perlu kamu perhatikan.
Periode low season tertentu bertepatan dengan musim hujan atau kelembaban tinggi. Karena itu, membawa payung kecil atau jas hujan ringan cukup membantu selama berjalan-jalan.
Saat musim ramai, Hongkong punya lebih banyak festival, dekorasi besar, hingga event internasional. Pada low season, suasana hiburan tetap ada, tetapi tidak semeriah akhir tahun atau musim liburan panjang.
Walau termasuk low season, jumlah wisatawan bisa meningkat mendadak saat ada:
Karena itu, mengecek kalender perjalanan tetap penting sebelum memesan tiket.
Ada beberapa lokasi yang terasa lebih nyaman saat wisatawan tidak terlalu ramai.
Area pelabuhan ini menjadi salah satu ikon Hongkong. Saat low season, kamu bisa menikmati panorama kota dengan suasana lebih santai terutama menjelang malam.
Pasar malam ini terkenal dengan kuliner dan aneka barang unik. Ketika pengunjung tidak terlalu padat, kamu bisa berjalan lebih nyaman sambil menikmati suasana malam Hongkong.
Taman hiburan ini terasa lebih menyenangkan ketika antrian wahana lebih singkat. Kamu punya lebih banyak waktu menikmati area taman tanpa terburu-buru.
Kapan low season Hongkong berlangsung? Secara umum, periode yang lebih landai hadir pada Mei hingga awal Juni, September sampai pertengahan November, serta pertengahan Januari setelah libur Tahun Baru.
Pada masa tersebut, suasana wisata terasa lebih santai dibanding musim liburan panjang. Tempat wisata tidak terlalu padat dan aktivitas jalan-jalan terasa lebih nyaman. Kondisi ini membuat pengalaman mengikuti tour hongkong terasa lebih leluasa ketika mengunjungi berbagai destinasi populer.
Kalau kamu ingin menikmati Hongkong dengan ritme yang lebih tenang, low season bisa menjadi waktu menarik untuk dipertimbangkan bersama pilihan perjalanan dari Callista tour.