Kyoto dikenal sebagai kota yang menyimpan warisan budaya Jepang dengan baik. Saat berkunjung ke kota ini, kamu akan menemukan kuil bersejarah, jalan tradisional, taman indah, hingga hutan bambu yang menghadirkan suasana khas Jepang. Tidak heran jika wisata Kyoto menjadi pilihan banyak orang, termasuk melalui tour Jepang yang mengunjungi berbagai tempat ikonik di kota ini.
Berikut 17 tempat menarik yang layak masuk daftar perjalananmu.
Fushimi Inari Taisha merupakan salah satu ikon Kyoto yang terkenal dengan ribuan gerbang torii berwarna merah.
Jalur torii yang memanjang menuju Gunung Inari menciptakan pemandangan unik dan menjadi lokasi favorit untuk berfoto. Kuil ini didedikasikan untuk dewa padi dan kemakmuran. Kamu akan menemukan banyak patung rubah yang dianggap sebagai utusan dewa Inari.
Kinkaku-ji atau Paviliun Emas memiliki bangunan berlapis daun emas yang berdiri di tepi kolam.
Refleksi bangunan di permukaan air menciptakan pemandangan yang sangat indah. Tempat ini menjadi salah satu destinasi paling terkenal dalam daftar wisata Kyoto karena nilai sejarah dan arsitekturnya.
Hutan bambu Arashiyama menawarkan suasana tenang dengan deretan bambu tinggi yang menjulang ke langit. Angin yang berhembus di sela batang bambu menghasilkan suara alami yang khas. Kamu bisa berjalan santai sambil menikmati suasana yang berbeda dari hiruk-pikuk kota.
Kiyomizu-dera berdiri di atas bukit dan memiliki panggung kayu besar yang menghadap kota Kyoto. Dari tempat ini, kamu dapat menikmati panorama yang berubah sesuai musim. Saat musim semi, area sekitar kuil dipenuhi bunga sakura, sedangkan musim gugur menghadirkan warna merah dan oranye dari dedaunan.
Gion merupakan distrik tradisional yang identik dengan geisha dan rumah kayu bergaya kuno. Jalanan berbatu dan lampion yang menghiasi area ini menciptakan suasana Jepang tempo dulu. Jika beruntung, kamu mungkin melihat maiko atau geisha berjalan menuju tempat pertunjukan.
Nijo Castle dibangun pada awal abad ke-17 dan menjadi kediaman shogun Tokugawa saat berada di Kyoto. Bangunan istana ini memiliki lantai khusus yang menghasilkan suara seperti kicauan burung ketika diinjak. Sistem tersebut dibuat sebagai pengaman untuk mendeteksi penyusup.
Yasaka Shrine berada di dekat kawasan Gion dan menjadi pusat penyelenggaraan Festival Gion Matsuri yang terkenal di Jepang. Pada malam hari, lampion yang menyala menciptakan suasana hangat dan cocok untuk berjalan santai.
Philosopher's Path adalah jalur pejalan kaki sepanjang kanal yang dikelilingi pepohonan sakura. Nama tempat ini berasal dari filsuf Jepang, Nishida Kitaro, yang konon rutin berjalan sambil merenung di area tersebut. Saat musim semi, jalur ini menjadi salah satu lokasi terbaik untuk menikmati bunga sakura.
Ryoan-ji terkenal dengan taman batu Zen yang sederhana tetapi sarat makna. Susunan batu dan kerikil putih di taman ini dirancang untuk membantu pengunjung mencapai ketenangan. Tempat ini cocok bagi kamu yang ingin menikmati suasana damai.
Meski disebut Paviliun Perak, bangunan ini tidak dilapisi perak seperti Kinkaku-ji. Keindahan Ginkaku-ji justru terletak pada taman lumut, kebun pasir, dan suasana tenang yang mengelilinginya. Tempat ini menjadi salah satu simbol estetika Jepang klasik.
To-ji Temple memiliki pagoda lima lantai yang menjadi salah satu simbol Kyoto. Pagoda tersebut merupakan bangunan kayu tertinggi di Jepang. Area kuil memiliki taman yang menarik untuk dikunjungi saat musim semi maupun musim gugur.
Nishiki Market dikenal sebagai dapur Kyoto karena menjual berbagai makanan khas dan bahan masakan tradisional. Di sini kamu bisa mencoba takoyaki, mochi, seafood segar, hingga aneka camilan khas Jepang sambil menikmati suasana pasar yang ramai.
Tenryu-ji merupakan kuil Zen yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO. Taman di kuil ini dirancang dengan konsep yang memadukan kolam, batu, dan pegunungan di kejauhan sehingga terlihat harmonis. Keindahannya berubah mengikuti musim.
Kyoto Imperial Palace pernah menjadi kediaman keluarga kekaisaran Jepang sebelum ibu kota dipindahkan ke Tokyo. Kompleks ini dikelilingi taman luas yang nyaman untuk berjalan santai. Arsitektur tradisionalnya memperlihatkan kemegahan Jepang pada masa lampau.
Pontocho Alley adalah gang sempit yang dipenuhi restoran tradisional dan rumah kayu bergaya kuno. Pada malam hari, area ini terlihat semakin menarik dengan cahaya lampion dan suasana khas Kyoto yang masih terjaga.
Sanjusangendo terkenal karena menyimpan 1.001 patung Kannon yang tersusun rapi di dalam aula utama. Pemandangan ribuan patung tersebut menghadirkan kesan megah dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan yang tertarik pada sejarah serta budaya Jepang.
Taman Maruyama menjadi lokasi favorit untuk menikmati bunga sakura saat musim semi. Pohon sakura besar yang berada di tengah taman menjadi pusat perhatian para pengunjung. Selain itu, taman ini cocok untuk bersantai setelah menjelajahi kawasan Gion dan Yasaka Shrine.
Wisata Kyoto menghadirkan perpaduan antara sejarah, budaya, dan keindahan alam yang masih terjaga hingga sekarang. Mulai dari kuil berusia ratusan tahun hingga hutan bambu yang menenangkan, berbagai destinasi ini bisa kamu jelajahi melalui paket tour Jepang dari Callista tour untuk menikmati suasana khas Jepang klasik.