Vietnam menjadi salah satu destinasi luar negeri yang semakin diminati wisatawan Indonesia. Perpaduan antara budaya, sejarah, kuliner, dan lanskap alam membuat negara ini punya banyak sisi menarik untuk dijelajahi. Dari suasana klasik di Hanoi hingga modernnya Ho Chi Minh City, semuanya menawarkan pengalaman berbeda dalam satu perjalanan.
Di tengah meningkatnya minat wisata ke Vietnam, banyak orang mulai mempertimbangkan paket tour vietnam maupun private tour Vietnam sebagai cara menikmati liburan yang lebih santai dan fleksibel. Kamu tidak perlu mengikuti jadwal rombongan besar atau menyesuaikan diri dengan preferensi orang lain. Semua perjalanan dirancang khusus sesuai keinginanmu.
Perjalanan ke luar negeri bukan sekadar berpindah tempat, tapi juga soal kenyamanan selama menjalaninya. Private tour memberi ruang lebih luas untuk menikmati setiap momen tanpa tekanan jadwal yang padat.
Kamu bebas memilih kapan berangkat, berapa lama di setiap kota, hingga aktivitas yang ingin dilakukan. Mau fokus wisata alam, budaya, atau kuliner, semuanya bisa disusun sesuai preferensi.
Transportasi sudah disiapkan khusus untuk kamu dan rombongan. Mulai dari penjemputan di bandara hingga perjalanan antar kota, semuanya berjalan lebih tenang tanpa harus berbagi dengan banyak orang.
Private tour cocok untuk kamu yang ingin liburan bersama pasangan, keluarga, atau sahabat dekat. Suasana perjalanan terasa lebih intim dan bebas dari distraksi.
Guide akan fokus mendampingi perjalananmu saja. Kamu bisa lebih leluasa bertanya, berdiskusi, bahkan menyesuaikan aktivitas di tengah perjalanan.
Vietnam punya banyak kota menarik yang bisa kamu rangkai dalam satu itinerary perjalanan.
Hanoi menawarkan suasana klasik dengan bangunan kolonial dan jalanan penuh sejarah. Kamu bisa menjelajahi Old Quarter, mengunjungi Hoan Kiem Lake, hingga menikmati pertunjukan water puppet yang menjadi ciri khas budaya Vietnam.
Halong Bay dikenal sebagai salah satu situs warisan dunia UNESCO. Pemandangan ribuan pulau batu kapur di atas laut hijau menciptakan suasana yang sangat memukau. Aktivitas seperti cruise, kayaking, hingga menikmati sunset jadi highlight utama.
Da Nang menawarkan kota yang bersih dan pantai yang indah, sementara Hoi An dikenal dengan kota tua yang dipenuhi lampion. Kamu juga bisa mengunjungi Ba Na Hills dan berjalan di Golden Bridge yang terkenal.
Kota ini menjadi pusat ekonomi Vietnam sekaligus menyimpan banyak sejarah. Kamu bisa mengunjungi Cu Chi Tunnel, War Remnants Museum, serta menikmati ragam kuliner khas Vietnam.
Agar kamu punya gambaran perjalanan yang lebih jelas, berikut contoh itinerary runtut yang bisa disesuaikan dengan preferensi liburanmu.
Setibanya di Hanoi, kamu akan dijemput di bandara dan langsung menuju hotel untuk check-in. Setelah istirahat sejenak, kamu bisa mulai menikmati suasana kota dengan berjalan santai di area Old Quarter. Malam hari, kamu bisa mencoba kuliner lokal di sekitar hotel.
Hari kedua diisi dengan eksplorasi kota Hanoi. Kamu akan mengunjungi Hoan Kiem Lake, Temple of Literature, dan Ho Chi Minh Mausoleum. Setelah makan siang, perjalanan dilanjutkan ke Old Quarter untuk melihat aktivitas lokal dan berbelanja oleh-oleh. Malam hari, kamu bisa menikmati water puppet show.
Perjalanan dilanjutkan menuju Halong Bay (sekitar 3–4 jam). Setibanya di sana, kamu akan naik cruise untuk menjelajahi teluk. Aktivitas termasuk menikmati pemandangan karst, makan siang di kapal, dan kunjungan ke gua atau aktivitas kayaking. Malam hari menginap di cruise.
Pagi hari kamu bisa menikmati sunrise di Halong Bay sebelum kembali ke Hanoi. Setelah tiba, langsung menuju bandara untuk penerbangan ke Da Nang. Setibanya di Da Nang, kamu akan diantar ke hotel untuk beristirahat.
Hari ini kamu akan mengunjungi Ba Na Hills dan berjalan di Golden Bridge yang terkenal. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan ke Hoi An. Sore hingga malam hari kamu bisa menikmati suasana kota tua yang penuh lampion dan suasana romantis.
Setelah sarapan, kamu memiliki waktu bebas di Hoi An sebelum kembali ke Da Nang untuk penerbangan ke Ho Chi Minh City. Setibanya di sana, kamu akan langsung menuju hotel dan bisa menikmati suasana kota di malam hari.
Hari terakhir diisi dengan city tour singkat, seperti mengunjungi Notre Dame Cathedral dan Central Post Office. Jika waktu memungkinkan, kamu juga bisa berbelanja sebelum akhirnya diantar ke bandara untuk penerbangan pulang.
Private tour biasanya sudah mencakup berbagai kebutuhan perjalanan, sehingga kamu tidak perlu mengatur semuanya sendiri.
Dengan fasilitas yang lengkap, kamu bisa fokus menikmati perjalanan tanpa harus memikirkan detail teknis.
Untuk kisaran biaya, private tour Vietnam umumnya mulai dari 10–13 juta per orang, tergantung durasi perjalanan, pilihan hotel, serta kota yang ingin kamu kunjungi.
Agar perjalanan berjalan lancar, ada beberapa hal penting yang perlu kamu perhatikan.
Vietnam memiliki kondisi cuaca yang berbeda di setiap wilayah. Bagian utara seperti Hanoi memiliki musim dingin, sedangkan selatan cenderung hangat sepanjang tahun.
Paspor harus berlaku minimal 6 bulan sebelum keberangkatan. Untuk wisatawan Indonesia, Vietnam memberikan bebas visa untuk kunjungan singkat.
Mata uang Vietnam adalah Dong (VND). Sebaiknya kamu menyiapkan uang tunai untuk transaksi di pasar atau tempat lokal.
Menghormati budaya lokal menjadi hal penting. Gunakan pakaian yang sopan saat mengunjungi tempat ibadah atau situs bersejarah.
Kalau kamu ingin perjalanan ke Vietnam yang lebih nyaman, fleksibel, dan terasa personal, private tour adalah pilihan yang layak dipertimbangkan dalam merencanakan tour vietnam sesuai gaya liburanmu. Semua rencana perjalanan bisa disusun sesuai preferensi, mulai dari destinasi hingga aktivitas.
Kami siap membantu merancang perjalanan terbaik untukmu, sehingga kamu bisa menikmati Vietnam dengan cara yang lebih santai dan menyenangkan. Bersama Callista Tour, perjalananmu bukan sekadar liburan, tapi pengalaman yang dirancang khusus sesuai keinginanmu.