Hanoi selalu punya cara unik untuk menarik perhatian. Kota ini memadukan sejarah panjang, budaya khas, dan suasana jalanan yang hidup sepanjang hari. Kalau kamu sedang mencari referensi wisata Hanoi Vietnam atau merencanakan tour Vietnam, ada banyak pilihan menarik, mulai dari ikon legendaris hingga tempat yang sedang naik daun.
Kami merangkum 13 destinasi yang ramai dikunjungi dan layak masuk rencana perjalananmu. Yuk, langsung jelajahi!
Danau ini menjadi pusat aktivitas di Hanoi. Di pagi hari, warga lokal berolahraga di sekitarnya, sementara sore hingga malam suasananya berubah jadi lebih santai. Area pejalan kaki di sekitar danau juga ditutup dari kendaraan pada akhir pekan, sehingga lebih nyaman untuk berjalan.
Di tengah danau terdapat Ngoc Son Temple yang ikonik. Jembatan merahnya jadi spot foto favorit banyak orang, terutama saat cahaya pagi dan sore hari membuat warnanya terlihat lebih mencolok.
Kalau ingin merasakan denyut asli kota ini, kamu wajib datang ke Old Quarter. Area ini penuh dengan jalan kecil, toko tradisional, dan kuliner khas Vietnam.
Setiap sudutnya punya cerita, mulai dari bangunan kolonial hingga pedagang kaki lima yang sibuk melayani pembeli. Di malam hari, beberapa bagian berubah jadi night market yang ramai dengan lampu dan hiburan jalanan.
Tempat ini menyimpan jenazah Presiden Ho Chi Minh, tokoh penting dalam sejarah Vietnam. Pengunjung datang untuk memberi penghormatan sekaligus mengenal lebih dalam perjalanan negara ini.
Area di sekitarnya juga luas dan tertata rapi, termasuk Ba Dinh Square yang sering digunakan untuk upacara kenegaraan. Pengunjung perlu mengikuti aturan berpakaian yang sopan saat masuk.
Dibangun pada tahun 1070, tempat ini merupakan universitas pertama di Vietnam. Arsitekturnya klasik dengan halaman luas dan suasana yang tenang.
Di dalamnya terdapat prasasti batu yang mencatat nama para sarjana masa lalu. Banyak pelajar datang ke sini untuk berdoa menjelang ujian, sehingga suasananya terasa penuh makna budaya.
Salah satu spot unik yang sedang populer. Rel kereta berada sangat dekat dengan rumah dan kafe warga.
Saat kereta melintas, suasananya berubah dramatis. Pengunjung biasanya menunggu momen ini sambil duduk di kafe sekitar. Jadwal kereta tertentu jadi waktu favorit untuk dikunjungi, terutama sore hari.
Gereja bergaya neo-gothic ini mengingatkan pada bangunan di Eropa. Lokasinya strategis dan dikelilingi kafe serta toko.
Di malam hari, suasananya semakin hidup dengan lampu yang mempercantik area sekitar. Banyak pengunjung datang untuk duduk santai sambil menikmati minuman di sekitar alun-alun.
Danau terbesar di Hanoi ini menawarkan suasana lebih tenang dibanding Hoan Kiem. Banyak cafe dengan pemandangan langsung ke danau.
Selain itu, area ini juga dikenal sebagai kawasan ekspatriat dengan pilihan restoran internasional. Cocok untuk kamu yang ingin menikmati sisi Hanoi yang lebih santai dan tidak terlalu padat.
Pagoda tertua di Hanoi ini berdiri di sebuah pulau kecil di West Lake. Menaranya yang tinggi dan berwarna merah menjadi daya tarik utama.
Kompleksnya memiliki taman kecil yang rapi. Saat matahari terbenam, pantulan cahaya di danau membuat suasananya terasa lebih hangat dan menenangkan.
Bangunan ini merupakan peninggalan era kolonial Prancis. Desainnya mewah dengan detail klasik yang mencolok. Selain berfoto, kamu juga bisa menonton pertunjukan seni seperti musik tradisional dan opera. Interiornya sama menariknya dengan bagian luar.
Pasar terbesar di Hanoi ini cocok untuk berburu oleh-oleh. Mulai dari pakaian, kerajinan tangan, hingga makanan lokal tersedia di sini.
Di malam hari, area sekitar pasar berubah jadi pusat kuliner dengan banyak pilihan street food. Ini jadi tempat yang menarik untuk mencoba makanan khas lokal. Kamu juga bisa menemukan produk dalam jumlah besar dengan harga lebih terjangkau, sehingga banyak pedagang lokal berbelanja di sini.
Jembatan ini punya nilai sejarah tinggi karena dibangun pada masa kolonial. Meski sudah tua, strukturnya masih kokoh dan digunakan hingga sekarang.
Selain dilalui kendaraan, jembatan ini juga bisa dilintasi pejalan kaki. Banyak orang datang untuk menikmati pemandangan Sungai Merah, terutama saat matahari terbit atau terbenam. Dari atas jembatan, kamu bisa melihat aktivitas warga di sekitar sungai yang memberi nuansa lokal yang kuat.
Dikenal juga sebagai “Hanoi Hilton”, tempat ini dulunya digunakan sebagai penjara pada masa penjajahan Prancis.
Sekarang berfungsi sebagai museum yang menyimpan kisah perjuangan dan sejarah Vietnam. Di dalamnya terdapat foto, artefak, dan diorama yang menggambarkan kondisi masa lalu. Beberapa ruangan mempertahankan bentuk asli sehingga pengunjung bisa melihat langsung suasana penjara pada masa itu.
Situs warisan dunia UNESCO ini menyimpan jejak kerajaan Vietnam selama berabad-abad. Kompleksnya luas dengan berbagai peninggalan arkeologi.
Kamu bisa melihat sisa-sisa bangunan kuno, gerbang kerajaan, serta area penggalian yang masih aktif. Tempat ini memberi gambaran lebih jelas tentang perkembangan Hanoi dari masa ke masa. Tersedia juga area pameran yang menampilkan artefak hasil temuan arkeologi untuk memperkaya pengalaman kunjunganmu.
Menjelajahi wisata Hanoi Vietnam memberi pengalaman yang beragam, mulai dari suasana tradisional hingga spot modern yang ramai dikunjungi. Dengan perencanaan yang matang, perjalananmu bisa terasa lebih nyaman dan berkesan.
Kalau kamu ingin liburan ke Vietnam tanpa bingung mengatur itinerary, memilih paket tour Vietnam bisa jadi solusi yang memudahkan. Kami siap membantu lewat layanan perjalanan luar negeri dari Callista Tour.