China menjadi salah satu destinasi yang semakin diminati wisatawan Indonesia. Kota seperti Beijing, Shanghai, hingga Guangzhou menghadirkan perpaduan budaya klasik, arsitektur modern, serta kuliner yang unik. Kabar baiknya, sekarang ada kesempatan tour China tanpa visa melalui kebijakan bebas visa transit hingga 240 jam.
Kebijakan ini memungkinkan kamu singgah di beberapa kota besar di China tanpa mengurus visa reguler, selama memenuhi syarat tertentu. Bagi kamu yang ingin menjelajah China dengan lebih mudah, kebijakan ini bisa menjadi kesempatan menarik.
Kalau kamu sedang merencanakan perjalanan, kamu juga bisa cek info tour china tanpa visa untuk mengetahui paket perjalanan yang tersedia dari Callista Tour.
China memiliki kebijakan Transit Visa Exemption yang memungkinkan warga negara dari berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk singgah di kota tertentu tanpa visa selama periode tertentu.
Mulai beberapa tahun terakhir, durasi bebas visa ini diperpanjang hingga 240 jam atau sekitar 10 hari. Waktu tersebut dihitung sejak kamu tiba di kota transit di China.
Program ini awalnya ditujukan bagi penumpang yang sedang melakukan perjalanan ke negara ketiga. Namun, banyak wisatawan memanfaatkannya untuk berkeliling kota transit selama masa singgah tersebut. Beberapa kota yang menerapkan kebijakan ini antara lain:
Kota-kota tersebut memiliki bandara internasional besar sehingga menjadi titik transit populer bagi wisatawan internasional.
Walaupun disebut tour China tanpa visa, tetap ada beberapa ketentuan yang perlu kamu perhatikan sebelum berangkat. Berikut beberapa syarat utama:
Kamu harus memiliki tiket lanjutan menuju negara lain setelah meninggalkan China. Contohnya:
Rute perjalanan ini menunjukkan bahwa kamu memang sedang transit sebelum melanjutkan perjalanan.
Tidak semua bandara di China menyediakan fasilitas bebas visa transit. Biasanya kebijakan ini tersedia di bandara internasional besar seperti:
Saat tiba, kamu perlu menuju loket khusus Transit Visa Exemption untuk mendapatkan izin masuk sementara.
Kamu boleh berada di kota transit hingga 10 hari. Setelah waktu tersebut habis, kamu harus meninggalkan China sesuai tiket yang sudah dipesan sebelumnya.
Dalam beberapa kasus, kamu hanya boleh menjelajah wilayah provinsi atau area tertentu. Misalnya, jika kamu masuk melalui Shanghai, kamu biasanya dapat menjelajah wilayah seperti:
Karena itu, penting mengetahui batas wilayah perjalanan sebelum membuat rencana itinerary.
Dengan waktu hingga 240 jam, kamu memiliki cukup waktu untuk menjelajah beberapa destinasi menarik. Berikut beberapa kota yang sering dipilih wisatawan.
Sebagai ibu kota China, Beijing menawarkan banyak situs bersejarah terkenal seperti:
Kota ini juga memiliki museum, taman kota, dan pusat perbelanjaan modern.
Shanghai dikenal sebagai kota futuristik dengan skyline yang sangat ikonik. Beberapa tempat yang sering dikunjungi wisatawan antara lain:
Selain itu, kota ini juga terkenal dengan kuliner street food dan distrik belanja yang ramai.
Guangzhou merupakan kota perdagangan besar di China selatan. Banyak wisatawan datang ke sini untuk:
Mengatur perjalanan sendiri dengan aturan transit terkadang membingungkan. Karena itu banyak wisatawan memilih mengikuti paket tour yang sudah disusun oleh penyedia layanan perjalanan. Beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan antara lain:
Tim tour biasanya sudah menyusun jadwal perjalanan agar sesuai dengan batas waktu 240 jam. Kamu bisa menikmati berbagai destinasi tanpa harus mengurus detail perjalanan.
Walaupun tidak perlu visa reguler, tetap ada dokumen perjalanan yang perlu dipastikan lengkap. Tim tour akan membantu memeriksa tiket, rute, dan syarat transit sebelum keberangkatan.
Dengan pengalaman menyusun perjalanan di China, paket tour biasanya menggabungkan berbagai destinasi populer dalam waktu yang tersedia.
Kamu bisa menjelajah kota dengan lebih nyaman tanpa harus memikirkan transportasi, tiket masuk, atau jadwal perjalanan.
Agar perjalanan kamu berjalan lancar, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan sebelum berangkat.
Periksa kembali tiket penerbangan kamu. Rute harus menunjukkan bahwa China hanya menjadi titik singgah sebelum menuju negara lain.
Petugas imigrasi biasanya meminta informasi tempat menginap selama berada di China.
Banyak toko di China menggunakan pembayaran digital seperti Alipay atau WeChat Pay. Sebaiknya kamu menyiapkan metode pembayaran yang dapat digunakan di sana.
Pastikan kamu membawa:
Dokumen ini sering diminta saat proses pemeriksaan di bandara.
Kebijakan bebas visa transit hingga 240 jam membuka peluang bagi wisatawan Indonesia untuk menjelajah China dengan lebih mudah. Dengan perencanaan perjalanan yang tepat, kamu bisa mengunjungi berbagai kota menarik tanpa mengurus visa reguler.
Jika kamu ingin menikmati perjalanan yang sudah disiapkan dengan rapi, Callista Tour menyediakan berbagai pilihan tour China tanpa visa dengan itinerary menarik di kota-kota populer. Kamu bisa lihat pilihan paket tour china tanpa visa untuk menemukan jadwal perjalanan yang sesuai dengan rencana liburanmu.
Dengan persiapan yang matang dan rute perjalanan yang jelas, pengalaman menjelajah China selama masa transit bisa menjadi momen yang sangat berkesan.