Vietnam dikenal sebagai surga makanan Asia Tenggara dengan rasa segar, kaya rempah, dan tampilan yang menggoda. Buat kamu yang mencari kuliner halal di Vietnam, kabar baiknya: pilihan makanannya makin beragam dan mudah ditemukan, terutama di kota besar seperti Hanoi dan Ho Chi Minh City. Pengalaman ini terasa semakin lengkap saat kamu mengikuti tour Vietnam yang sudah dirancang dengan rute kuliner menarik.
Menariknya, banyak hidangan khas Vietnam sebenarnya berbasis bahan sederhana seperti sayuran, mie, dan kaldu. Tinggal memastikan penggunaan daging halal atau memilih menu berbasis seafood dan vegetarian. Yuk, jelajahi 15 kuliner halal yang bisa kamu nikmati selama di Vietnam!
Pho adalah sup mie khas Vietnam yang sudah dikenal di seluruh dunia. Kuahnya bening, dimasak dalam waktu lama hingga menghasilkan rasa yang dalam dan hangat.
Versi halal memakai daging sapi atau ayam, disajikan dengan daun herbal segar, jeruk nipis, dan cabai. Biasanya pho dinikmati saat pagi hari oleh masyarakat lokal, sehingga kamu bisa merasakan suasana khas Vietnam dari awal hari.
Banh Mi adalah roti baguette dengan isian beragam. Dalam versi halal, isinya berupa ayam panggang, telur, atau daging sapi.
Perpaduan roti renyah, sayuran segar, dan saus khas menciptakan rasa yang unik dan seimbang. Makanan ini mudah ditemukan di pinggir jalan hingga cafe modern, menjadikannya pilihan cepat saat kamu sedang berkeliling kota.
Hidangan ini terdiri dari mie beras, daging panggang, dan kuah ringan manis gurih.
Untuk pilihan halal, daging diganti dengan ayam atau sapi, tetap menghadirkan rasa yang khas. Bun Cha biasanya disajikan terpisah antara mie dan kuah, sehingga kamu bisa mencampurnya sesuai selera.
Goi Cuon adalah pilihan aman dan menyegarkan. Isinya berupa udang, bihun, dan sayuran segar yang dibungkus rice paper.
Disajikan dengan saus kacang yang lembut dan gurih. Teksturnya ringan dan segar, cocok dinikmati saat cuaca hangat atau sebagai pembuka sebelum hidangan utama.
Versi goreng dari lumpia Vietnam ini memiliki tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
Biasanya berisi ayam, seafood, atau sayuran. Cha Gio sering disajikan bersama daun selada dan saus cocolan khas, sehingga kamu bisa membungkusnya sebelum dimakan untuk menambah sensasi segar.
Com Tam atau nasi pecah disajikan dengan lauk seperti ayam panggang atau telur.
Tambahan acar dan saus ringan membuat hidangan ini terasa sederhana namun memuaskan. Menu ini populer sebagai makanan sehari-hari masyarakat lokal, terutama saat makan siang.
Sup mie khas Hue ini memiliki rasa lebih kuat dengan sentuhan pedas dan aroma serai.
Versi halal menggunakan daging sapi atau ayam dengan kuah yang kaya. Selain itu, Bun Bo Hue dikenal dengan warna kuahnya yang lebih merah dan karakter rasa yang lebih berani dibanding pho.
Vietnam terkenal dengan hasil lautnya. Ikan, udang, dan cumi disajikan dalam kondisi segar dan dipanggang dengan bumbu sederhana.
Rasanya alami dan menonjolkan kualitas bahan. Biasanya seafood disajikan langsung setelah dipanggang, lengkap dengan sambal atau saus garam lada jeruk nipis yang khas.
Hot pot menjadi pilihan menarik untuk dinikmati bersama. Kamu bisa memilih isi seperti seafood, sayuran, dan daging halal.
Kuahnya ringan dengan sentuhan tomat atau nanas. Biasanya disajikan dalam panci diatas kompor kecil di meja, sehingga kamu bisa menikmati proses memasak sekaligus makan dalam suasana yang hangat dan santai.
Banh Xeo adalah pancake gurih dengan isian tauge, udang, dan daging. Disantap dengan cara dibungkus daun selada, memberikan sensasi segar dan renyah. Hidangan ini memiliki aroma khas dari kunyit yang digunakan pada adonannya, membuat tampilannya berwarna kuning keemasan.
Mi Quang memiliki tekstur mie yang khas dengan kuah yang tidak terlalu banyak.
Biasanya disajikan dengan ayam, udang, dan kacang sebagai pelengkap. Tambahan kerupuk renyah di atasnya memberikan variasi tekstur yang membuat setiap suapan terasa lebih menarik.
Sup ini memiliki tekstur kental dengan rasa gurih dari kepiting dan telur.
Cocok dinikmati saat ingin makanan hangat yang ringan. Sup ini sering disajikan sebagai hidangan pembuka di beberapa restoran, dengan tambahan daun ketumbar atau lada untuk memperkaya aroma.
Nasi goreng khas Vietnam memiliki rasa yang lebih ringan dengan tambahan seafood atau ayam serta sayuran segar.
Berbeda dari nasi goreng pada umumnya, Com Chien tidak terlalu banyak menggunakan kecap manis, sehingga rasa aslinya lebih terasa. Biasanya disajikan dengan taburan daun bawang dan bawang goreng yang menambah aroma harum.
Che adalah hidangan penutup dengan berbagai variasi bahan seperti kacang, santan, dan buah.
Disajikan hangat atau dingin, sesuai selera. Beberapa jenis Che menggunakan jeli dan biji-bijian, menciptakan tekstur yang beragam dalam satu sajian.
Kopi Vietnam diseduh menggunakan filter tradisional dan disajikan dengan susu kental manis.
Rasanya kuat dengan sentuhan manis yang khas. Selain versi panas, kamu bisa mencoba kopi Vietnam dengan es yang memberikan sensasi segar, terutama saat cuaca sedang terik.
Menjelajahi kuliner halal di Vietnam itu pengalaman yang seru dan penuh kejutan. Dari pho hangat sampai banh mi yang renyah, setiap hidangan punya cerita dan cita rasa khas yang sulit dilupakan.
Kalau kamu berencana ke Vietnam, mengikuti paket tour Vietnam bisa jadi pilihan menarik karena perjalanan dan agenda kuliner sudah tersusun rapi. Dengan begitu, kamu bisa menikmati berbagai hidangan tanpa perlu bingung mencari tempat makan yang sesuai.
Kalau kamu mau, aku bisa bantu rekomendasi restoran halal di kota tertentu di Vietnam, tinggal sebutin tujuanmu.