Great Wall of China atau Tembok China menjadi salah satu bangunan paling terkenal di dunia. Dinding panjang yang membentang melintasi pegunungan, gurun, hingga dataran ini sudah lama menarik perhatian wisatawan dari berbagai negara.
Banyak orang mengenal Tembok China sebagai simbol kekuatan kekaisaran Tiongkok pada masa lampau. Namun dibalik bentuknya yang megah, ada sejarah panjang, cerita perang, hingga fakta menarik yang membuat tempat ini semakin menarik untuk dipelajari. Tidak sedikit wisatawan yang memilih paket tour china agar perjalanan menuju berbagai lokasi populer di Beijing dan Tembok China terasa lebih nyaman.
Kalau kamu berencana berkunjung ke China atau ingin mengetahui lebih jauh tentang situs bersejarah ini, berikut informasi lengkap yang perlu diketahui.
Pembangunan Tembok China dimulai sejak abad ke-7 sebelum masehi. Pada masa itu, beberapa kerajaan di wilayah Tiongkok membangun benteng pertahanan masing-masing untuk melindungi daerah mereka dari serangan musuh.
Ketika Qin Shi Huang berhasil menyatukan Tiongkok pada tahun 221 SM, ia memerintahkan penyambungan berbagai benteng tersebut menjadi satu jalur pertahanan besar. Tujuannya untuk menghadang serangan suku nomaden dari utara.
Pembangunan Tembok China berlangsung dalam waktu sangat lama. Berbagai dinasti setelah Dinasti Qin ikut memperbaiki dan memperluas bangunan ini. Salah satu periode pembangunan terbesar terjadi pada masa Dinasti Ming antara abad ke-14 hingga abad ke-17.
Pada era Dinasti Ming, tembok dibangun menggunakan batu bata dan batu besar sehingga lebih kuat dibanding bagian lama yang masih memakai tanah padat dan kayu.
Salah satu fakta yang membuat banyak orang kagum adalah panjang Tembok China. Berdasarkan penelitian pemerintah China dan UNESCO, total panjang bangunan ini mencapai lebih dari 21 ribu kilometer.
Jalur tembok membentang melewati berbagai wilayah di China utara, termasuk gunung, sungai, hingga padang pasir. Karena panjangnya luar biasa, tidak semua bagian terbuka untuk wisatawan.
Sebagian area masih terjaga dengan baik, sementara beberapa bagian lain mengalami kerusakan akibat usia, cuaca, dan aktivitas manusia.
Banyak orang percaya bahwa Tembok China menjadi satu-satunya bangunan buatan manusia yang terlihat dari luar angkasa. Faktanya, klaim tersebut tidak sepenuhnya benar.
Astronot menyebut Tembok China sangat sulit dilihat dengan mata telanjang dari orbit bumi tanpa bantuan alat tertentu. Warna bangunan yang mirip dengan lingkungan sekitar membuatnya tidak mudah dikenali dari kejauhan.
Meski begitu, popularitas mitos ini tetap membuat Tembok China semakin terkenal di seluruh dunia.
Pembangunan Tembok China melibatkan tentara, pekerja, petani, hingga tahanan. Diperkirakan jutaan orang ikut bekerja selama ratusan tahun pembangunan berlangsung. Karena kondisi kerja yang berat, banyak pekerja meninggal saat pembangunan berlangsung.
Banyak orang membayangkan Tembok China seperti garis panjang tanpa putus. Padahal bangunan ini terdiri dari banyak cabang, benteng, dan jalur tambahan. Bentuknya mengikuti kondisi alam seperti pegunungan dan lembah.
UNESCO menetapkan Tembok China sebagai Situs Warisan Dunia pada tahun 1987. Penetapan tersebut membuat kawasan ini semakin dikenal sebagai salah satu peninggalan sejarah paling penting di dunia.
Tidak semua bagian Tembok China masih utuh. Sebagian area mengalami kerusakan akibat erosi, pencurian batu bata, dan kurangnya perawatan pada masa lalu.
Pemerintah China kini terus melakukan pelestarian agar bangunan bersejarah ini tetap terjaga.
Kalau kamu ingin mengunjungi Tembok China, ada beberapa lokasi favorit wisatawan yang paling dikenal.
Badaling Great Wall menjadi bagian paling populer dan paling ramai dikunjungi wisatawan.
Lokasinya tidak terlalu jauh dari Beijing sehingga aksesnya mudah. Area ini memiliki fasilitas lengkap seperti kereta gantung, toko souvenir, dan jalur wisata yang nyaman. Karena populer, Badaling sering dipadati pengunjung terutama saat musim liburan.
Mutianyu Great Wall cocok untuk kamu yang ingin menikmati suasana lebih tenang dibanding Badaling.
Pemandangan pegunungan di kawasan ini sangat indah, terutama saat musim gugur ketika daun berubah warna. Mutianyu terkenal karena jalur seluncur panjang yang dipakai wisatawan saat turun dari area tembok.
Jinshanling Great Wall dikenal dengan kondisi bangunan yang masih mempertahankan bentuk asli. Lokasi ini banyak dikunjungi pecinta fotografi karena pemandangannya sangat menarik, terutama saat matahari terbit dan terbenam.
Simatai Great Wall memiliki jalur yang lebih menantang dengan kontur curam dan suasana klasik. Di malam hari, sebagian area Simatai memiliki pencahayaan yang membuat suasana terlihat berbeda dibanding lokasi lain.
Agar perjalanan lebih nyaman, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan sebelum mengunjungi Tembok China.
Jalur di Tembok China cukup panjang dan banyak tangga curam. Sepatu yang nyaman membantu kamu berjalan lebih aman.
Musim semi dan musim gugur menjadi waktu favorit wisatawan karena suhu lebih nyaman dan pemandangan lebih indah. Musim panas cenderung ramai dan terasa panas, sedangkan musim dingin memiliki suhu sangat rendah.
Perjalanan menyusuri tembok bisa menguras tenaga. Membawa air minum membantu kamu tetap nyaman selama berjalan.
Kalau ingin suasana lebih tenang dan kesempatan foto lebih bagus, datanglah pada pagi hari sebelum area wisata dipenuhi pengunjung.
Sebagian besar wisatawan memulai perjalanan dari Beijing. Dari kota ini, kamu bisa menuju berbagai bagian Tembok China menggunakan bus wisata, kereta, atau mobil sewaan.
Badaling menjadi lokasi dengan akses paling mudah karena tersedia jalur transportasi langsung dari pusat kota Beijing. Kalau ingin pengalaman lebih santai, banyak agen wisata menyediakan paket perjalanan harian menuju beberapa bagian Tembok China.
Tembok China bukan hanya bangunan pertahanan kuno. Tempat ini menjadi simbol sejarah panjang, ketekunan manusia, dan perkembangan peradaban Tiongkok selama ribuan tahun.
Setiap bagian tembok menyimpan cerita tentang perang, kekuasaan, hingga kehidupan masyarakat pada masa lampau. Tidak heran jika jutaan wisatawan datang setiap tahun untuk melihat langsung kemegahan bangunan ini. Banyak wisatawan dari Indonesia memilih layanan tour china agar perjalanan ke berbagai destinasi bersejarah terasa lebih nyaman dan teratur, termasuk bersama callista tour yang menyediakan pilihan perjalanan ke China.
Bagi banyak orang, berjalan di atas Tembok China menjadi pengalaman yang meninggalkan kesan mendalam. Selain menikmati pemandangan pegunungan yang luas, kamu bisa merasakan atmosfer sejarah yang sangat kuat di setiap jalurnya.