Bagi banyak orang yang baru tiba di London, London Underground terlihat rumit pada pandangan pertama. Jalurnya banyak, stasiunnya besar, dan perpindahan line terlihat membingungkan. Namun setelah memahami sistem dasarnya, transportasi ini justru menjadi salah satu cara termudah untuk berkeliling kota.
London Underground atau yang dikenal sebagai Tube menghubungkan berbagai area penting di London, mulai dari pusat wisata, kawasan belanja, museum, hingga bandara. Dengan memahami cara membaca peta jalur, menggunakan kartu pembayaran, dan mengikuti aturan dasar di stasiun, kamu bisa bepergian dengan lebih tenang selama di London, termasuk saat mengikuti Paket Tour England Scotland untuk mengunjungi berbagai kota populer di Inggris dan Skotlandia.
London Underground merupakan jaringan kereta bawah tanah tertua di dunia. Sistem ini memiliki banyak jalur dengan warna berbeda untuk memudahkan penumpang mengenali rute. Beberapa line yang paling sering digunakan wisatawan antara lain:
Setiap line memiliki warna khusus pada peta. Misalnya Central Line berwarna merah, sedangkan Piccadilly Line berwarna biru tua. Tube beroperasi dari pagi hingga malam, dan beberapa jalur memiliki layanan Night Tube pada akhir pekan.
Hal pertama yang perlu kamu pahami adalah Tube Map atau peta jalur London Underground. Peta ini tersedia di hampir semua stasiun dan dalam bentuk digital.
Saat melihat peta, fokus pada tiga hal berikut:
Setiap jalur ditandai warna berbeda. Kamu perlu mengetahui line mana yang mengarah ke tujuanmu.
Contoh:
Cari stasiun keberangkatan dan tujuan. Setelah itu lihat jalur yang menghubungkan keduanya. Jika ternyata harus pindah jalur, perhatikan titik interchange atau stasiun perpindahan.
Di London Underground, arah kereta mengikuti stasiun terakhir pada jalur tersebut.
Contoh: Jika kamu ingin naik Central Line menuju Oxford Circus dari Liverpool Street, kamu harus melihat kereta arah “West Ruislip” atau “Ealing Broadway”, bukan arah sebaliknya. Karena itu, selalu cek papan informasi sebelum masuk peron.
Sistem pembayaran di London Underground cukup modern dan mudah dipahami. Kamu bisa menggunakan:
Saat masuk dan keluar stasiun, kamu hanya perlu melakukan tap pada gate.
Kesalahan yang cukup sering terjadi pada pengunjung pertama adalah lupa tap out saat keluar stasiun. Jika itu terjadi, tarif maksimum bisa dikenakan secara otomatis.
Karena itu, biasakan selalu:
Jika menggunakan kartu bank, gunakan kartu yang sama untuk tap in dan tap out.
Saat tiba di stasiun, ikuti tanda “Underground” berlogo lingkaran merah dan garis biru.
Di area gate, tempelkan kartu atau perangkat pembayaran pada reader berwarna kuning. Setelah gate terbuka, kamu bisa langsung masuk.
Setelah itu:
Papan tersebut menunjukkan:
Perpindahan jalur sebenarnya cukup mudah karena petunjuk arah di stasiun sangat jelas.
Ikuti saja:
Beberapa stasiun besar seperti:
Memiliki koridor panjang dan banyak eskalator. Jadi luangkan waktu ekstra saat transit. Jika kamu harus berpindah line:
Tidak perlu keluar gate saat transit antar lajur dalam satu stasiun.
Ada beberapa aturan tidak tertulis yang penting diperhatikan saat menggunakan London Underground.
Di London, orang yang diam di eskalator berdiri di sisi kanan. Sisi kiri digunakan untuk orang yang berjalan cepat. Aturan ini sangat diperhatikan, terutama pada jam sibuk.
Sebelum masuk kereta, tunggu penumpang keluar terlebih dahulu. Jangan berdiri tepat di depan pintu karena bisa menghambat arus penumpang.
Sebagian besar penumpang Tube memilih perjalanan yang tenang. Hindari berbicara terlalu keras atau memutar audio tanpa earphone.
Beberapa kursi diperuntukkan bagi:
Jika melihat penumpang yang membutuhkan tempat duduk, berikan kursimu.
Jam sibuk London Underground berlangsung sekitar:
Pada waktu tersebut, kereta bisa sangat padat, terutama di area pusat kota. Jika ingin perjalanan lebih nyaman:
Selain itu, beberapa jalur kadang mengalami maintenance pada akhir pekan. Karena itu, cek informasi jalur sebelum bepergian.
Banyak pengunjung pertama merasa khawatir tersesat di Tube. Supaya perjalanan lebih lancar, berikut beberapa tips sederhana:
Google Maps cukup akurat untuk navigasi London Underground. Aplikasi ini menunjukkan:
Jangan hanya mengingat nama tempat wisata. Hafalkan nama stasiun terdekat.
Contoh:
Beberapa line memiliki cabang berbeda meskipun warnanya sama. Karena itu, cek tujuan akhir kereta sebelum naik.
Agar perjalanan di London Underground lebih nyaman, kamu bisa menyiapkan:
Sebagian stasiun memiliki sinyal internet terbatas pada area tertentu, jadi peta offline cukup membantu.
Secara umum, London Underground termasuk transportasi yang aman digunakan wisatawan. CCTV tersedia di banyak area stasiun dan petugas cukup mudah ditemukan.
Meski begitu, tetap perhatikan barang bawaan terutama di kereta yang padat. Simpan:
di tempat yang aman selama perjalanan.
Memahami cara naik London Underground memang membutuhkan sedikit penyesuaian pada awal perjalanan.
Namun setelah mengenali line map, sistem pembayaran, dan arah jalur, kamu akan lebih mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain di London, termasuk saat mengikuti Tour England Scotland bersama Callista Tour untuk menjelajahi berbagai destinasi populer di Inggris dan Skotlandia.
Kunci utamanya adalah membaca arah dengan teliti, mengikuti tanda di stasiun, dan tetap tenang saat transit. Dengan begitu, pengalaman menggunakan Tube terasa lebih nyaman bahkan untuk pengunjung pertama kali.